Share
HOSHINOYA Bali : Menyatu dengan Alam Ubud di Resort di Atas Lembah Sungai
Annisa Laksmi
21 March 2023

Dikelilingi megahnya hutan-hutan Ubud bagian timur, resort HOSHINOYA Bali adalah sebuah oasis yang menggabungkan Omotenashi (keramahan gaya Jepang) dengan kekayaan budaya Bali, menciptakan pengalaman mewah yang tak terlupakan.



Terletak di atas bukit tepat yang menaungi lembah sungai, HOSHINOYA Bali menjadi pintu gerbang menuju keajaiban Ubud yang belum pernah Anda lihat sebelumnya. Mengambil inspirasi dari kuil Hindu, rumah dan desa tradisional Bali, serta cipta karya tradisional lainnya, resort ini dirancang dengan merujuk pada keistimewaan dan kekayaan budaya Bali, sambil berpegang pada desain tata ruang Jepang yang menjadi ciri khas HOSHINOYA. Di bawah manajemen perusahaan manajemen hotel terkemuka Jepang Hoshino Resorts, HOSHINOYA Bali dibuka pada Januari 2017 dan merupakan property HOSHINOYA pertama di luar Jepang.


Sebanyak 30 vila indah di resor membentuk formasi seperti desa, mengelilingi kolam renang luas dengan elegan. Formasi estetik ini dapat Anda nikmati secara optimal dari sudut pandang terbaiknya, yaitu dari tengah kolam renang.


Setiap vila di HOSHINOYA memiliki teras dengan lounge di tepi kolam renang dan gazebo dengan atap alang-alang yang dibuat khusus. Uniknya, tidak ada TV dan jam yang disediakan di vila. Hal ini untuk mendorong keharmonisan dengan alam dan manusia, dan memberikan pengalaman bersantai yang sempurna. Dinding vila dihiasi dengan gambar ukiran kayu, masing-masing menceritakan kisah yang berbeda terkait dengan burung, bunga, dan pohon di Ubud. Pintu shoji (pintu geser Jepang), Andon (sumber cahaya Jepang), dan penggunaan ruang terintegrasi secara cermat dengan budaya Bali, sehingga yang terbaik dari kedua budaya bersatu dengan indah.


Dalam formasinya, vila-vila berbaris mengelilingi tiga kolam renang yang luas. Kolam renang dihiasi dengan taman air yang ditata dengan hati-hati, yang juga berfungsi untuk membuat bagian kolam renang pribadi yang berbatasan langsung dengan masing-masing vila, serta area publik seperti kanal di tengah setiap kolam 70m ini. Saat berendam di semi private pool, para tamu akan serasa mengalami salah satu adat Bali yaitu berenang dan mandi di sungai yang dikelilingi hutan dan pepohonan tropis.


Bersantap adalah pengalaman yang tak boleh tertinggal dari kunjungan Anda di HOSHINOYA Bali. Di Café Gazebo yang menyerupai sangkar burung, yang menjorok ke lembah sedalam 170m, para tamu dapat mengagumi hutan tropis yang terbentang di bawah, sambil mendengarkan suara kicauan burung dan air yang mengalir. Pengalaman khas di Café Gazebo adalah sarapan ala piknik dengan suguhan Bali (Bubur injin, Apem), kroket ikan, aneka salad, buah, dan teh herbal, sambil merasa seperti mengambang di hutan. Sementara itu, tempat makan bernama Restoran bersifat open-air menyajikan perpaduan Prancis dan Bali dengan esensi Jepang, juga menu a la carte Indonesia dan Jepang. Dekorasi, furnitur, ukiran dinding, dan hidangan, semuanya menunjukkan kepekaan pengrajin lokal dan berkontribusi pada ruang restoran yang mengundang.


Untuk lebih meningkatkan momen relaksasi Anda di HOSHINOYA, turuni bukit dari resort ke SPA Experience, untuk menghabiskan waktu yang sangat santai dan menenangkan dikelilingi oleh tanamn-tanaman hijau yang asri. Tempat terpencil ini sempurna untuk menyatukan diri dengan suasana dan energi hutan, ditemani oleh gemuruh Sungai Pakerisan yang mengalir di bawahnya. Manjakan diri Anda dengan wewangian bunga eksotis yang lembut, lulur tubuh, masker tubuh, dan minyak atsiri, serta perawatan menggunakan keterampilan penyembuhan unik yang diwariskan oleh masyarakat Bali selama berabad-abad.


Tentunya, menginap di Ubud tidak akan lengkap tanpa mengenal budaya dan sejarah lokal Ubud, serta masyarakat setempat. Dengan pengalaman bertahun-tahun, HOSHINOYA telah mengetahui semua rahasia terbaik Ubud untuk menciptakan waktu dan kenangan paling berarti di Ubud, yang dapat Anda nikmati tanpa perlu repot. Untuk tamu in-house mereka, resort ini menawarkan berbagai kegiatan gratis yang disesuaikan diantaranya membuat batik Anda sendiri, eksplorasi Banjar setempat selama 60 menit, jalan-jalan di sawah Ubud, membuat dan minum wedang pagi (minuman hangat tradisional), juga sesi Sun Salutation Yoga.