Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Health 101 : Bagaimana Karbohidrat Berdampak Bagi Tubuh dan Solusi Tepat Diet Karbohidrat

Wellness24 November 2021

By Rambu Moara

Health 101 : Bagaimana Karbohidrat Berdampak Bagi Tubuh dan Solusi Tepat Diet Karbohidrat

Sebagai sumber utama energi, karbohidrat adalah salah satu mikronutrien yang penting bagi tubuh.


Selain protein dan lemak, karbohidrat adalah salah satu mikro nutrien yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Sebagai sumber energi utama, karbohidrat memberikan 4 kalori per gram bagi tubuh. Namun bagi beberapa orang termasuk penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat, yang mana cukup fatal jika langsung dipotong jumlah konsumsinya secara signifikan.

Berikut HighEnd berikan penjelasan lebih jauh mengenai pengaruh karbohidrat bagi tubuh, dan bagaimana solusi tepat melakukan diet karbohidrat tanpa mendatangkan masalah kesehatan.

Pengaruh Karbohidrat Bagi Tubuh

- Merupakan sumber utama energi bagi tubuh. Dalam sehari, tubuh orang dewasa memerlukan 225-325 gram karbohidrat per hari.
- Karbohidrat membantu otak, ginjal, jantung, hingga sistem saraf pusat bekerja.
- Ketika kekurangan karbohidrat, Anda masih tetap bisa hidup karena karbohidrat ekstra tersimpan di otot dan hati.
- Kekurangan karbohidrat menyebabkan sakit kepala berlebih, mudah kelelahan, sembelit, hingga kekurangan vitamin dan mineral.
- Kolesterol darah dapat terjaga dengan mengonsumsi karbohidrat sesuai jumlah yang dianjurkan.

Solusi Melakukan Diet Karbohidrat

Jika Anda sedang dalam menjalani prosedur diet karbohidrat, Anda tidak bisa langsung memotong konsumsi karbohidrat dalam jumlah besar. Dalam jangka waktu tertentu, Anda justru menemui masalah kesehatan seperti penurunan berat badan drastis, kepala migrain yang terus-menerus, bahkan kerontokan berlebihan.

Namun, anda bisa mulai dengan memperhatikan makanan yang Anda konsumsi, seperti mengganti sumber karbohidrat utama Anda dengan makanan lain yang memiliki karbohidrat rendah. Contoh, mengganti nasi putih dengan nasi shirataki, nasi merah, jagung, atau kentang karena keempatnya memiliki karbohidrat yang rendah namun tetap mengenyangkan.