Project Nightingale dari Coachbuild Collection jadi langkah baru Rolls-Royce dalam menghadirkan desain yang indah dan inovatif, namun tetap eksklusif.
Rolls-Royce Motor Cars memperkenalkan Project Nightingale sebagai mobil pertama dalam lini Coachbuild Collection. Ini adalah konsep produksi yang menghadirkan cara baru menikmati mobil atap terbuka. Namanya terinspirasi dari Le Rossignol, rumah para desainer dan insinyur Sir Henry Royce di French Riviera, yang berarti “burung nightingale.” Mobil ini juga mengambil inspirasi dari mobil eksperimental ‘EX’ tahun 1920-an, memadukan warisan dengan teknologi modern, termasuk rangka aluminium dan mesin listrik yang sangat halus bunyinya.
Desainnya terlihat bersih dan kuat. Terinspirasi gaya Streamline Moderne, bentuknya mengalir halus tanpa banyak ornamen. Kap depan panjang, kaca depan rendah, dan kabin dua penumpang yang terasa intim mengingatkan pada mobil klasik berkecepatan tinggi. Garis bodi yang menyatu dari depan ke belakang menciptakan kesan elegan dan dinamis. Panjangnya hampir 5,76 meter, setara dengan Phantom, tetapi dibuat lebih personal.
Bagian dalamnya fokus pada kenyamanan dan ketenangan. Interior Starlight Breeze terinspirasi dari pola suara burung. Material seperti kasmir, kulit, dan logam dipilih dengan sangat detail. Mesin listriknya membuat perjalanan hampir tanpa suara, sehingga suasana sekitar bisa lebih terasa.
Project Nightingale dari Coachbuild Collection ini hanya akan dibuat terbatas sebanyak 100 unit di dunia dan tersedia khusus melalui undangan. Pengiriman kepada pelanggan akan dimulai pada tahun 2028.





