Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan akan Membuat Dokumenter Netflix

Art & Culture30 September 2020

By Rizka Putri Sonia

Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan akan Membuat Dokumenter Netflix

Lama tak muncul di depan kamera setelah kepergiannya dari kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan akan membuat film dokumenter Netflix.


Selepas kepergiannya dari kerajaan Inggris, kini Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan akan membuat film dokumenter Netflix berisi rekaman yang dilakukan selama kepergian mereka dari keluarga kerajaan.

Dikutip dari Dailymail, menurut orang dalam, pasangan ini diyakini telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan streaming terbesar di Amerika Serikat tersebut dan menandatangani kontrak pada awal bulan ini yang dikatakan bernilai £ 77,9 juta atau sekitar 1,4 triliun rupiah.

Perwakilan mereka bahkan diketahui telah mengoper rekaman-rekaman tersebut, termasuk video pribadi yang direkam saat mereka mundur dari keluarga kerajaan Inggris, saat masa negosiasi dengan Netflix. Klaim tersebut muncul setelah adanya bantahan dari Harry dan Meghan terkait pembuatan seri reality show fly-on-the-wall untuk Netflix.

“After many months of reflection and internal discussions, we have chosen to make a transition this year in starting to carve out a progressive new role within this institution. We intend to step back as ‘senior’ members of the Royal Family and work to become financially independent, while continuing to fully support Her Majesty The Queen. It is with your encouragement, particularly over the last few years, that we feel prepared to make this adjustment. We now plan to balance our time between the United Kingdom and North America, continuing to honour our duty to The Queen, the Commonwealth, and our patronages. This geographic balance will enable us to raise our son with an appreciation for the royal tradition into which he was born, while also providing our family with the space to focus on the next chapter, including the launch of our new charitable entity. We look forward to sharing the full details of this exciting next step in due course, as we continue to collaborate with Her Majesty The Queen, The Prince of Wales, The Duke of Cambridge and all relevant parties. Until then, please accept our deepest thanks for your continued support.” - The Duke and Duchess of Sussex For more information, please visit sussexroyal.com (link in bio) Image © PA

Sebuah kiriman dibagikan oleh The Duke and Duchess of Sussex (@sussexroyal) pada

Terdapat beberapa spekulasi yang berkata bahwa rekaman-rekaman video mengenai kepergian mereka dari kerajaan dapat menjadi perbincangan panas apabila Harry dan Meghan mengungkapkan kekecewaan mereka dengan kehidupan monarki. Ada pula spekulasi bahwa rekaman tersebut dapat mencakup perkenalan putra kecil mereka Archie ke dalam keluarga.

Maka demikianlah, kerajaan Inggris telah menyatakan bahwa mereka akan memberi perhatian secara khusus apabila klaim tersebut benar. Menanggapi hal tersebut, Harry telah meyakinkan neneknya, sang Ratu Inggris, bahwa pekerjaan yang dia dan Meghan rencanakan tidak akan mempermalukan keluarga atau secara terang-terangan 'menjual' hubungan kerajaan mereka.

BACA JUGA: Tebus Uang Pajak Rp46 Miliar, Meghan Markle dan Harry Pertahankan Rumah di Frogmore Cottage

Meski hingga sekarang belum ada kejelasan terkait film tersebut secara mendetail, salah seorang orang dalam mengatakan bahwa film mereka akan memberikan gambaran mengenai kehidupan mereka. Menurut sumber Netflix juga, program tersebut akan dibuat menarik dan menunjukkan terkait seluruh pekerjaan amal yang dilakukan oleh pasangan tersebut.

Dalam kesepakatan tersebut, dikabarkan mereka membicarakan pembuatan serial animasi lain mengenai 'ínspiring women', serta akan turut serta pada beberapa acara berpotensial mengenai lingkungan dan kemiskinan.

Beberapa spekulasi lain bertanya-tanya tentang apakah kesepakatan menguntungkan pasangan itu dengan Netflix akan membuat mereka muncul di depan kamera. Di sisi lain, Harry dan Meghan juga dispekulasikan telah mendirikan perusahaan produksi mereka sendiri dan mulai mempekerjakan staf.