Share
Musikal Senja Teduh Pelita Bawa Lagu Maliq & D'Essentials ke Semesta Sci-Fi
Hanna Christi Dwimei
05 June 2026

Perpanjang masa pentas, Musikal Senja Teduh Pelita tampilkan pertunjukan bertema science fiction futuristik berlandaskan lagu Maliq & D'Essentials.


Jakarta Movin kembali menyelenggarakan pertunjukan musikal yang menyita perhatian publik. Pentas musikal kali ini bertajuk Senja Teduh Pelita yang berkolaborasi dengan Maliq & D'Essentials dan didukung oleh Indonesia Kaya. Diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Musikal Senja Teduh Pelita memperpanjang masa pentasnya menjadi 3—12 Juli 2026.

Musikal Senja Teduh Pelita 1

Dengan mengangkat genre science fiction futuristik yang diadaptasi dari lagu-lagu Maliq & D'Essentials, Musikal Senja Teduh Pelita membawa penonton untuk ikut larut melihat kondisi dunia yang kacau akibat berbagai masalah lingkungan dan sosial. Dalam situasi tersebut, pada akhirnya anak-anak harus berjuang untuk mencari asa akan masa depan dan menghadapinya sendiri.

Uniknya, dalam pentas Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono sebagai Produser dan Sutradara menggunakan 2 orang sebagai pemeran utama, yakni Arah versi laki-laki dan Arah versi perempuan. Tidak hanya Arah, karakter Kala yang berperan sebagai teman Arah juga diperankan oleh 2 orang.

“Saya nggak bisa menentukan ini cerita laki-laki atau perempuan. Setelah diresapi, ini bukan cerita laki-laki atau perempuan, ini cerita manusia. Meskipun yang menjalani journey-nya anak-anak, ini bukan cerita anak-anak sebenarnya, ini cerita dewasa juga,” tutur Nuya.

Musikal Senja Teduh Pelita 2

Nuya juga menjelaskan bahwa Musikal Senja Teduh Pelita tidak hanya menampilkan tentang isu lingkungan namun turut melakukan aksi nyata sebagai bentuk cinta lingkungan, yakni dengan mengelola dengan baik sampah yang dihasilkan selama pentas.

“Jadi kita akan bekerja sama dengan beberapa mitra pengelolaan sampah supaya waste yang dihasilkan dari event kita akan terkelola dengan baik. Kita juga bisa mengedukasi penonton untuk bisa menerapkan proses memilah sampah, proses bagaimana menyetor ke bak-bak sampah dari level rumah, terus di kegiatan masing-masing, mungkin bisa disebarkan ke kantor, atau di komunitas, agar semua bisa menciptakan habit-habit yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Musikal Senja Teduh Pelita 3

Tidak berhenti sampai di situ, telah berkarya selama 24 tahun menyertai banyak generasi, 20 lagu Maliq & D'Essentials yang diadaptasi dalam pentas ini turut menjadi daya tarik. Menurut Angga Puradiredja, vokalis Maliq & D’Essentials, kolaborasi ini menunjukkan berbagai makna dari lagu yang sebelumnya sulit ia maknai.

“Inspirasi drama musikal ini ternyata banyak dari lagu-lagu yang saya tidak mengerti dan saya baru mengerti makna lagu itu karena Nuya membuat drama musikal ini,” ujarnya.