Share
Tehillim Concert Hadirkan Pengalaman Penyembahan Sinematik yang Mendalam
HighEnd Editorial
08 June 2026

Menggabungkan musik, narasi, dan visual sinematik, Tehillim Concert menghadirkan pengalaman penyembahan yang mendalam melalui penampilan para penyanyi rohani ternama Indonesia dalam sebuah malam yang penuh refleksi dan inspirasi.


Jakarta baru saja menjadi saksi berlangsungnya Tehillim Concert, sebuah perhelatan rohani yang menghadirkan pengalaman penyembahan berbeda melalui perpaduan musik, narasi, dan visual sinematik. Lebih dari sekadar konser, acara ini menjadi sebuah perjalanan spiritual yang mengajak audiens untuk merenungkan makna iman, harapan, dan hubungan pribadi dengan Tuhan.

Mengambil nama dari bahasa Ibrani yang berarti “puji-pujian” atau “mazmur”, Tehillim menghadirkan konsep yang memadukan seni pertunjukan dengan pesan-pesan spiritual yang relevan dengan kehidupan modern. Setiap elemen pertunjukan dirancang untuk membawa penonton menyelami perjalanan emosional yang mendalam, menciptakan suasana yang intim sekaligus menginspirasi.

Tehillim Ibu Liliana

Diprakarsai oleh Liliana T. Tanoseodibjo sebagai bagian dari proyek Praktik Pelayanan Lapangan (PPL) dalam Program Magister Teologi di STT Kingdom, Tehillim berhasil menghadirkan pengalaman yang melampaui format konser rohani pada umumnya. Melalui alur cerita yang terintegrasi dengan musik dan visual, acara ini mengajak audiens untuk melihat kembali kisah-kisah iman melalui pendekatan yang lebih imersif dan menyentuh.

Salah satu daya tarik utama malam tersebut adalah penampilan sejumlah penyanyi rohani dan musisi ternama Indonesia. Judika, Lyodra, Angel Pieters, Maria Shandi, Anneth, Fatih, Samuel Cipta, Kris Tomahu, dan Gery Gany tampil membawakan lagu-lagu pujian yang disusun mengikuti alur narasi pertunjukan. Kolaborasi lintas generasi ini menghadirkan warna musikal yang kaya dan berhasil menciptakan momen-momen emosional sepanjang acara.

Tehillim Stage Lyodra

Tidak hanya menonjolkan kualitas vokal para penampil, Tehillim juga memanfaatkan tata panggung, pencahayaan, serta visual yang mendukung pesan dalam setiap lagu. Pendekatan sinematik yang diusung membuat setiap segmen terasa seperti bagian dari sebuah kisah besar yang mengalir dengan natural dari awal hingga akhir.

Tema-tema tentang pengharapan, pemulihan, kasih, dan penyertaan Tuhan menjadi benang merah yang menyatukan keseluruhan pertunjukan. Di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan sehari-hari, konser ini memberikan ruang bagi para penonton untuk berhenti sejenak, merenung, dan menemukan kembali makna yang lebih dalam melalui musik dan penyembahan.

Tehillim Stage Samuel

Melalui perpaduan antara seni, iman, dan musik berkualitas, Tehillim Concert berhasil menghadirkan malam yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para hadirin. Sebuah perayaan pujian yang menunjukkan bagaimana musik dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan refleksi, pengharapan, dan kebersamaan dalam suasana yang penuh makna.