Share
Roomates? – Pameran Tunggal Clasutta Mengeksplorasi Ketegangan di Balik Visual Warna Warni
Regina Olivia Arismunandar
28 April 2026

Clasutta, seniman asal Jakarta yang merupakan seniman Indonesia pertama yang diwakili oleh Whitestone Gallery, akan menggelar pameran tunggal berjatuk “Roommates?”.


Dalam karya-karya Clasutta, sesuatu yang dilihat pertama kali tidak ada yang pernah terlihat sederhana. Sekilas, karakter-karakternya tampak ceria, hampir riang. Warna-warna cerah, bentuk-bentuk bulat, dan gerak-gerik yang akrab. Namun di balik permukaan itu tersembunyi sesuatu yang lebih kompleks: ketegangan yang tenang yang terungkap semakin lama Anda memandangnya.

Pameran Seni Clasutta

Clasutta merupakan seniman yang berbasis di Jakarta yang membangun bahasa visualnya dari pengalaman sehari-hari, momen-momen kecil yang sering terlewatkan. Alih-alih menyajikannya apa adanya, ia membentuknya kembali menjadi narasi yang terasa akrab sekaligus sedikit mengganggu. Ada kesan bahwa sesuatu selalu berubah, bahkan ketika segalanya tampak diam.

Pameran Seni Clasutta

Pameran tunggalnya yang akan datang, "Roommates?", melanjutkan eksplorasi ini. Karya-karyanya menelusuri dinamika emosional dalam hubungan, tentang bagaimana sesuatu yang dimulai dengan ringan dapat perlahan berkembang menjadi ruang yang dibentuk oleh ekspektasi, keterikatan, dan negosiasi tak terucap. Apa yang tampak mudah secara bertahap menjadi sesuatu yang harus dipertahankan, di mana bertahan bukanlah selalu sebuah keputusan, melainkan kondisi yang kita jalani seiring waktu.

Pameran Seni Clasutta

Dalam praktiknya, humor memainkan peran yang halus namun krusial. Humor tidak berfungsi sebagai pelepas ketegangan, melainkan sebagai cara untuk mempertahankan ketegangan, melunakkan apa yang mungkin terasa terlalu langsung. Melalui pendekatan ini, Clasutta membiarkan emosi-emosi sulit muncul ke permukaan tanpa sepenuhnya menyelesaikannya, sehingga memberikan ruang bagi penonton untuk mengenali pengalaman mereka sendiri dalam karya tersebut.

Pameran Seni Clasutta

Sejak lulus dari Atreyu Moniaga Project 12 pada tahun 2024, di mana ia berperan ganda sebagai pemimpin proyek dan seniman, praktik seni Clasutta terus mendapatkan pengakuan internasional. Eksplorasi konsistennya terhadap narasi emosional membawanya pada kolaborasi dengan Whitestone Gallery, yang menandai debutnya di panggung internasional pada Art SG 2025. Sebagai seniman Indonesia pertama yang diwakili oleh galeri tersebut, kariernya sejak saat itu berkembang ke berbagai pameran internasional, termasuk di Singapura, Taiwan, Bangkok, dan Jakarta.

Alih-alih menawarkan kesimpulan yang jelas, karyanya justru membekas. Karya-karyanya mencerminkan ambiguitas ingatan dan emosi. Bagaimana sesuatu bisa terasa dekat namun jauh pada saat yang sama, bagaimana kita bisa tetap ada bahkan setelah sesuatu telah berubah. Dengan demikian, karya Clasutta bukanlah tentang apa yang terlihat, melainkan lebih tentang apa yang dirasakan.