Lewat Night Shift for Cuties, resmi tayang secara global pada 4 Juni 2026 yang menghadirkan kisah persahabatan, mimpi, dan fandom yang terasa dekat dengan realitas generasi muda saat ini.
Di tengah maraknya kisah coming-of-age dan budaya pop Korea yang semakin mengakar di Indonesia, Night Shift for Cuties, serial delapan episode yang mengikuti perjalanan dua sahabat, Muti dan Jenar, dalam mengejar mimpi sederhana namun bermakna: bertemu idolanya. Bagi sutradara Monica Vanesa Tedja, ide cerita ini lahir dari pengalaman melihat transformasi seorang teman penggemar K-pop.
“Saya berteman dengannya sebelum dia menemukan idol, lalu setelahnya dia berubah sekali. Matanya berbinar, cara berpenampilan dan kepercayaan dirinya juga berubah. Dari situ saya tertarik membahas apa yang sebenarnya ada di balik passion seorang fans,” ujarnya. Monica menggambarkan serial ini seperti bawang; terlihat ringan di permukaan, tetapi menyimpan banyak lapisan emosi. “Semakin dikupas, semakin membuat kita menangis. Kami ingin penonton merasakan seluruh emosinya dan berani menjadi diri sendiri.”

Bersama penulis Aline Djayasukmana, Monica memilih dunia girl group sebagai latar cerita karena dianggap dekat dengan pengalaman banyak perempuan. “Fandom itu sangat magnetis. Selain membahas K-pop, kami juga ingin menunjukkan berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam hidup maupun industri hiburan,” kata Aline.
Sementara itu, Shenina Cinnamon yang memerankan Muti, juga mengaku langsung tertarik saat mengetahui proyek ini memiliki elemen K-pop dan karakter yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. “Muti adalah fangirl yang total, tapi di saat yang sama dia juga sandwich generation yang harus menghidupi keluarganya. Saya merasa menarik untuk memerankan seseorang yang terus berjuang mengejar mimpinya meskipun hidupnya tidak mudah,” tuturnya.
Debut akting Nadya Syarifa sebagai Jenar pun menjadi salah satu sorotan. Penyanyi yang dikenal melalui SailorMoney tersebut merasa sangat terhubung dengan karakternya. “Saya melihat banyak diri saya dalam Jenar. Dia sering dihakimi, ingin lebih percaya diri, dan menemukan kekuatan dari idolanya. Saat membaca proposalnya, saya langsung merasa ini adalah proyek yang tepat untuk saya,” ungkap Nadya.
Dengan sentuhan hangat tentang persahabatan perempuan, dinamika keluarga, dan kecintaan terhadap idola, Night Shift for Cuties menjadi sebuah surat cinta bagi para penggemar yang pernah menemukan harapan, keberanian, dan semangat hidup melalui sosok yang mereka kagumi.





