Mewah dan Unik, Ini 3 Botol Wiski dan Cognac Edisi Terbatas Kolaborasi dengan Nama-Nama Papan Atas

Wine & Dine03 September 2021

By Annisa Laksmintari

Mewah dan Unik, Ini 3 Botol Wiski dan Cognac Edisi Terbatas Kolaborasi dengan Nama-Nama Papan Atas

Cognag dan wiski merupakan 2 minuman beralkohol yang cukup populer dan berkelas. Produsen pun tak ragu untuk membuatkan kemasan khusus dari bahan mewah yang bekerja sama dengan nama-nama yang terkenal di bidangnya.


Ketika datang untuk memilih minuman beralkohol, pilihannya banyak. Memilih yang terbaik bisa menjadi tugas yang menakutkan berkat banyaknya pilihan yang tersedia saat ini. Saat ini, Baik wiski dan Cognac sangat populer. Ada kesamaan dalam cara mereka menua dalam tong kayu (barrel), dan semakin lama mereka menua, semakin halus rasanya.

Produsen cognac dan wiski pun banyak yang ikonik dan telah berdiri selama puluhan dan ratusan tahun. Menjelang perayaan momen-momen besar ini, tak jarang produsen pun mengeluarkan edisi khusus yang telah didesain secara istimewa dengan bahan yang tentu saja berkualitas prima, seperti berikut ini.

1. Gordon & MacPhail Generations 80YO

Wiski Gordon & MacPhail Generations 80YO dari Glenlivet Distillery, yang mengklaim sebagai wiski malt Scotch tertua yang pernah dibotolkan, telah dirilis dalam kemasan istimewa yang dirancang oleh arsitek ternama asal Inggris-Ghana, David Adjaye.

Bentuk melengkung dengan diameter 70 cm tersebut dibuat oleh Glencairn Crystal Studio agar tampak seolah-olah "dipahat dari satu blok kristal padat". Hanya 250 botol telah dibuat, menjadikan edisi ini edisi sangat terbatas. Botol tersebut kemudian dikemas dalam kotak mewah yang terbuat dari papan kayu ek.

2. D'ussé Grande Champagne Cognac Anniversaire Limited Edition 1969

Pembotolan D'ussé yang cukup langka, yang secara resmi dikenal sebagai "Bottle No. 1" dalam rangka peluncuran Grande Champagne Cognac Anniversaire Limited Edition 1969, telah dijual di institusi lelang Sotheby's beberapa waktu silam. Cognac dikemas dalam botol kristal berbentuk seperti berlian yang mewah dan menampilkan tanda tangan dari musisi-mogul Jay-Z yang diukir langsung pada botol. Hasil dari lelang amal ini akan ditujukan ke Shawn Carter Foundation, sebuah organisasi nirlaba milik Jay-Z yang berfokus pada pendampingan siswa. Ini adalah botol pertama yang tersedia untuk penjualan publik.

D'ussé Grande Champagne Cognac Anniversaire Limited Edition 1969 berasal dari satu barrel berisi aged cognac 30 tahun.

Hanya akan ada 200 botol D'ussé Grande Champagne Cognac Anniversaire Limited Edition 1969 yang dapat dibeli di kalangan terbatas seharga $10,000. Berbeda dari botol yang dijual pada lelang Sotheby’s, botol-botol ini tidak akan menampilkan tanda tangan dari musisi kondang Jay-Z.

3. Anniversary Masterpiece Hennessy X.O

Merayakan peringatan 150 tahun minuman cognac Hennessy X.O, Arsitek pemenang Penghargaan Pritzker, Frank Gehry, telah menciptakan botol edisi terbatas yang ia harap tidak seperti "apa pun yang pernah dilihat orang sebelumnya".

Botol ikonik Hennessy X.O dibuatkan penutup yang ditempa dari perunggu yang dicelupkan ke emas 24 karat untuk membangkitkan perasaan minum cognac dan proses pembuatannya. Bentuknya yang berkerut terinspirasi dari Sungai Charente, yang mengalir di sebelah distillery Hennessy di kota Cognac, Prancis Barat.

Botol edisi terbatas ini hadir dengan dudukan kristal untuk tempat display, dan sebuah fusil dari kuningan dan emas untuk mencicipi minuman dalam jumlah sedikit untuk menguji kualitasnya. Set ini dikemas dalam kotak kardus sebagai homage terhadap perabotan kardus yang menjadi ciri khas design arsitek senior ini di tahun 1970an.

Hanya akan ada 150 botol yang diberi nomor dengan tanda tangan Gehry, masing-masing seharga $17.000. Hasil dari edisi Anniversary Masterpiece iniakan digunakan untuk Unfinished Business, sebuah inisiatif yang membantu usaha kecil melalui sarana keuangan dan bimbingan di tengah tantangan Covid-19.