Mengunjungi Lokasi Syuting Serial Squid Game Serta Cerita di Balik Layarnya

Art & Culture02 October 2021

By Novita Angelina

Mengunjungi Lokasi Syuting Serial Squid Game Serta Cerita di Balik Layarnya

Serial Squid Game yang belum lama dirilis berhasil menarik animo banyak penonton dari seluruh dunia. Banyak yang tidak tau, sang sutradara, Hwang Dong-hyuk telah menulis skrip film bergenre game survival ini lebih dari satu dekade silam.


Film ini bercerita mengenai sekelompok orang yang diundang untuk bertanding satu sama lain dalam arena permainan anak-anak yang sangat besar. Para peserta ditantang untuk memainkan beberapa permainan dengan jaminan nyawa jika kalah dalam permainan tersebut. Peserta yang menang akan berhasil mendapatkan 45,6 miliar Won.

Sutradara Hwang yang juga menulis film ini menjelaskan bahwa film ini terinspirasi oleh permainan yang sering dimainkan ketika dia masih kecil yang sering dimainkan di halaman sekolah atau di jalan lingkungan rumahnya.

Ia bercerita sengaja menciptakan set yang sangat mirip dengan taman bermain, karena untuk mencoba mensimulasikan suasana taman bermain yang asli, untuk mendukung para aktor agar mereka bisa merasakan situasi real dan benar-benar melakukan permainannya di sana. Mari kita simak potret dan cerita di balik layar syuting serial Squid Game ini.

BACA JUGA: “Squid Game” Duduki Rating Tertinggi Hanya dalam Tiga Hari Penayangannya

Salah satu hal yang menarik dalam pembuatan serial ini yaitu seluruh set yang ada dibuat dengan menggunakan tangan. Mereka berusaha meminimalisir penggunaan efek CGI, sehingga tidak heran hasilnya terasa begitu nyata.

Boneka menyeramkan yang ada permainan Green Light, Red Light ternyata menggunakan boneka raksasa asli ditambah dengan set berpasir sehingga menambah kesan dramatis pada saat permainan. Yang menarik lagi, juru kamera juga ikut berlari sambil merekam adegan pada episode itu.

Anda mungkin tidak bisa membayangkan seberapa besar ruangan yang diperlukan untuk membuat set kasur bertingkat yang cukup untuk 456 orang. Para tim bahkan menata satu per satu tempat tidur yang ada di ruangan yang sangat besar itu.

Bagi yang sudah menonton serial ini, Anda mungkin akan teringat salah satu set ikonik di drama ini, yaitu bangunan tangga yang menyerupai labirin dan didominasi warna pink dan warna mencolok lainnya. Lagi-lagi bangunan ini bukan merupakan CGI karena dibangun langsung oleh tim produksi. Lee Jung-jae yang berperan sebagai Gi-hun menceritakan ketika hari pertama masuk ke set, para pemain lalu sibuk foto-foto karena merasa lokasi syutingnya hampir seperti mimpi.

Salah satu yang menarik dari set ini, yaitu tabung berisikan uang puluhan miliar yang diletakkan di atas ruang tidur peserta permainan. Saking besar tabungnya, seorang staf hingga perlu masuk ke dalam tabung untuk mengisinya dengan uang palsu.

Begitu pula saat kita berkunjung ke set permainan Dalgona candy, tim produksi terus membuat gulali dan mencetak satu per satu menjadi berbagai bentuk. Jung Ho-yeon yang berperan sebagai Sae-byeok menceritakan pada saat itu, lokasi syuting seharian harum seperti gulali.

Salah satu permainan lainnya yang dimainkan yaitu permainan kelereng. Pada episode itu digambarkan bagaimana mereka bermain kelereng di pinggir jalan kecil pada kompleks perumahan tradisional Korea Selatan. Tim produksi sengaja memproduksi set itu senatural mungkin hingga membutuhkan waktu yang sangat lama. Anda bahkan dapat melihat matahari terbenam di scene tersebut.

Salah satu ruangan yang membuat takjub juga yaitu ruang jamuan untuk para tamu VIP. Tim produksi menciptakan dan mendekor ruangan tersebut sedemikian rupa sehingga menyerupai taman kayangan.

Anda mungkin dibuat bergidik pada permainan menyeberangi pijakan kaca, namun pada kenyataannya jarak antara jembatan dan tanah pada proses syuting tidak setinggi yang dibayangkan. Mereka meletakkan kaca tebal asli sekitar satu meter di atas tanah. Walaupun begitu karena cukup jauh jaraknya, membuat beberapa pemain gugup dan hal ini yang ditangkap pada proses produksi sehingga membuat serial ini terasa lebih nyata.