Share
Trailer Marc by Sofia Dirilis, Mengupas Kehidupan Sang Desainer Marc Jacobs
Amanda Raychellia
27 February 2026

Marc by Sofia’ menandakan debut sutradara Sofia Coppola ke dunia perfilman dokumenter.


Setelah melakukan penayangan perdana secara eksklusif di ajang Festival Film Internasional Venesia ke-82, film dokumenter terbaru garapan sang sutradara dibalik ‘Lost in Translation’ Sofia Coppola bertajuk ‘Marc by Sofia’ akhirnya merilis trailer resminya kepada publik.

Film ini menghadirkan potret intim perjalanan hidup desainer legendaris Marc Jacobs melalui sudut pandang personal Coppola sebagai sahabat dekat sekaligus kolaborator kreatifnya. Proyek ini disebut telah dikembangkan selama hampir tiga dekade, menjadikannya arsip sinematik yang merekam evolusi Jacobs dari figur muda di industri mode hingga menjadi salah satu nama paling berpengaruh secara global.

Berlatar di New York City pada era 1980-an, film ini mengikuti fase awal karier Jacobs setelah menyelesaikan studinya di Parsons School of Design. Narasi kemudian bergerak menelusuri momentum penting dalam perjalanan profesionalnya, termasuk saat ia dipercaya sebagai direktur kreatif rumah mode Louis Vuitton pada 1997. Empat tahun kemudian, Jacobs meluncurkan lini Marc by Marc Jacobs, yang semakin memperkuat posisinya sebagai desainer dengan pengaruh lintas generasi.

Film Dokumenter Marc Jacobs by Sofia Coppola

Dalam proyek ini, Coppola tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga produser, menandai karya panjang terbarunya sejak perilisan film Priscilla pada 2023. Ia bekerja bersama Roman Coppola, Jenna Rosher, dan Shane Sigler untuk membangun pendekatan dokumenter yang lebih personal, dengan menggabungkan rekaman arsip, momen di balik layar industri mode, hingga refleksi hubungan kreatif yang terbentuk selama puluhan tahun.

‘Marc by Sofia’ diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar film biografi. Karya ini berupaya memetakan bagaimana identitas, persahabatan, dan proses kreatif membentuk perjalanan seorang desainer di tengah dinamika industri fashion global yang terus berubah. Dengan pendekatan khas Coppola yang introspektif dan minimalis, film ini menawarkan perspektif baru tentang fashion sebagai praktik budaya sekaligus ekspresi personal.