Setelah membintangi kampanye Kith Women di tahun 2024, Lisa BLACKPINK kini ikut merancang koleksi busana wanita musim semi 2026, memperluas cakupannya sebagai ikon multitalenta dalam dunia .
Kith telah resmi mengumumkan Lisa BLACKPINK sebagai desainer tamu koleksi Spring 2026 Kith Women. Koleksi yang ikut dirancang oleh sang bintang pop sekaligus aktris The White Lotus ini akan diluncurkan Februari mendatang.

Kolaborasi ini spesial karena menandakan pertama kalinya Lisa terjun dalam perancangan busana, melebarkan kariernya yang telah mencakup dunia musik, akting, dan mode seperti menjadi duta merek Louis Vuitton, Bvlgari, dan Celine.
CEO dan direktur kreatif Ronnie Fieg pertama kali bertemu Lisa pada tahun 2024 ketika sang musisi membintangi kampanye Spring/Summer 2024 jenama asal New York, Amerika Serikat tersebut. “Lisa sangat menyukai brand kami dan ingin mengenakan produk kami. Percakapan pertama kami dimulai dengan sangat natural, saya mengirimkannya banyak produk, dan dari sana muncul perbincangan untuk melakukan shooting kampanye. Kami membangun hubungan dari situ,” ujar Fieg.

Dari kampanye Lisa di tahun 2024 bersama Kith itulah yang membuat Fieg percaya bahwa mereka dapat mengerjakan proyek yang lebih besar bersama. “Ia sangat perhatian pada detail dan sangat kritis terhadap apa yang ia suka, mengapa ia menyukainya. Saya suka hal itu darinya” ungkap Fieg.
Bagi Fieg, Lisa mampu mewujudkan visinya untuk Kith Women. “Dia akhirnya menjadi inspirasi moodboard untuk tipe wanita yang ingin kita ajak bicara. Dia memiliki gaya yang luar biasa,” sebut Fieg tentang kecocokan Lisa dan Kith Women.

Fieg membagikan bahwa proses desain tersebut bersifat kolaboratif. “Ini bukan hanya sekadar mendesain dan meletakkan nama di atasnya. Lisa sangat berpartisipasi dalam keseluruhan prosesnya—ketika ia sedang tur, ketika ia berpergian, ia menghubungi kami, kami melakukan pengukuran bersamanya dan memunculkan ide bersamanya. Sampel putaran pertama dipasangkan padanya. Jadi dia benar-benar terlibat dalam setiap detail di sepanjang prosesnya.”





