Share
Napak Tilas Chanel ke Zaman Keemasan Hollywood di Koleksi SS 2021
Rizka Putri Sonia
13 October 2020

Menutup parade Paris Fashion Week awal Oktober lalu, Chanel bernostalgia ke era Hollywood pertengahan abad ke-20.


Melanjutkan tradisi label ikonis asal Prancis ini, peragaan busana Chanel RTW Spring/Summer 2021 kembali digelar di Grand Palais, Paris. Di atas panggung, terbaca landmark raksasa bertuliskan “CHANEL” yang mengingatkan kita akan landmark raksasa “HOLLYWOOD” di Pegunungan Santa Monica, Los Angeles, California.

Benar saja. Selama menunggu pertunjukan dimulai, penonton disuguhi film kampanye bernuansa hitam-putih yang menampikkan glamoritas Hollywood di era 50-an hingga 60-an. Anda otomatis dapat menebak konsep yang hendak diangkat oleh Virginie Viard selaku Direktur Kreatif Chanel untuk musim depan.

Sebanyak total 70 tampilan dipamerkan pada pagi hari tersebut. Di samping houndstooth, perpaduan hitam-putih ikonis Chanel, serta pemanfaatan aksesoris perak dan kancing yang menjadi identitas Virginie Viard, mantan tangan kanan Karl Lagerfeld ini bermain dengan sequin, bordir, dan bahan tembus pandang untuk memberi kesan glam pada koleksi kali ini. Sejumlah warna dasar seperti biru dan merah memberi kesan kontras pada warna khas Chanel seperti krem dan merah jambu lembut.

Terlepas dari imej Hollywood yang seksi dan amat feminin, Viard mempertahankan DNA Parisian cool melalui permainan pola oversized, celana tiga per empat yang boyish, hingga sepatu datar dan hak pendek. Sebagai riasan dan aksesoris, ia memilih potongan rambut klimis, eyeliner cat-eye tebal, dan aksesoris rambut yang terbuat dari tulle.

Alih-alih bergaya Hollywood garis keras, koleksi ini secara keseluruhan justru mengingatkan saya akan Jean Seberg. Seberg merupakan aktor Amerika yang namanya justru besar sebagai ikon French New Wave setelah membintangi beberapa film Prancis termasuk “Breathless” besutan Jean-Luc Goddard, sang penggawa French New Wave itu sendiri.

BACA JUGA: 5 Fakta Koleksi Chanel untuk Spring/Summer 2021 Sebagai Penutup Paris Fashion Week

Terlepas dari kesan “American Sweetheart” yang melekat pada dirinya, Seberg mampu beradaptasi dengan sinema Prancis berkat tampilannya yang boyish, carefree, namun tetap manis.

Kesan inilah yang diperoleh dari koleksi Ready-to-Wear Chanel untuk musim SS 2021. Alih-alih menawarkan mimpi tanpa batas khas Hollywood, koleksi ini tidak mengkhianati citra gadis Paris yang nyaman akan dirinya sendiri tanpa berusaha terlalu keras.