Bukan Kaleng-Kaleng, Butik Mewah Ini Berhiaskan Kaleng Bekas di Manhattan

Design03 November 2020

By Annisa Laksmintari

Bukan Kaleng-Kaleng, Butik Mewah Ini Berhiaskan Kaleng Bekas di Manhattan

Kaleng bekas minuman kemasan yang didaur-ulang atau recycle dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam hal untuk mendukung kreatifitas. Tak tanggung-tanggung, butik asal Belanda, Daily Paper, menggunakan kaleng bekas minuman kemasan sebagai hiasan eksterior flagship store-nya di Manhattan, New York, Amerika Serikat.


Dilansir dari situs desain Dezeen, lebih dari 13.000 kaleng aluminium yang dipipihkan menghiasi fasad toko perdana label fashion Belanda Daily Paper, yang telah dibuka di Manhattan, New York, Amerika Serikat. Toko Daily Paper, yang berdiri setinggi dua lantai dan terbentang seluas 106 meter persegi ini menempati sebuah bangunan di sudut yang cukup ternama di Lower East Side Manhattan.

Sebelumnya, brand mewah ini berpusat di Amsterdam, tempat tumbuh besarnya para pendiri brand, yaitu Hussein Suleiman, Abderrahmane Trabsini, dan Jefferson Osei, yang telah berteman sejak kecil. Ketiga pendiri brand merupakan keturunan dari Afrika, yang menjadi unsur penting dalam ciri khas brand mereka.

Daily Paper bermula sebagai blog lifestyle, yang kemudian berevolusi menjadi brand fashion kekinian, yang meluncurkan koleksi pakaian dengan ciri khas Afrofuturism yang terinspirasi dari berbagai aspek dari kebudayaan Afrika.

Design flagship store Daily Paper di Manhattan banyak mengambil unsur dari kultur Afrika, dan juga Belanda, seperti atapnya yang menyerupai rumah tradisional Belanda.

Eksterior butik dihiasi dengan kaleng minuman dari Arizona Iced Tea yang berwarna putih, hijau dan hitam yang dipotong manual, dipipihkan, dilem dan dipasang pada panel. Kaleng-kaleng ini kemudian disusun dengan pola lattice yang cukup rumit dan menyerupai kerajinan tangan tradisional ala Afrika Selatan dan Timur.