Share
Berkunjung ke Estonia: Hidden Travel Destination di Eropa Utara
Annisa Silvia Mulia
08 March 2024

Siapkan koper Anda untuk petualangan yang tak terlupakan dan menjelajahi Estonia, destinasi wisata tersembunyi di utara Eropa. Temukan pesona Kota Tua Tallinn, nikmati seni, tradisi sauna yang menakjubkan, festival musik, sekaligus merasakan kenikmatan makanan tradisional Estonia!


Di antara negara-negara besar Eropa, Estonia mungkin tidak selalu muncul di peta wisatawan sebagai salah satu tujuan utama. Tetapi percayalah, negara Baltik kecil ini memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para pelancong yang ingin mencari petualangan dan keajaiban yang belum terjamah. Berikut adalah beberapa destinasi wisata di Estonia yang pantas untuk dieksplorasi!

Kota Tua Tallinn

Kota Tua Tallinn

Alexander Nevsky

Salah satu cara yang tepat untuk memahami pesona Estonia adalah mengunjungi Kota Tua Tallinn. Kota tua ini adalah ibu kota Estonia dan merupakan situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO. Bangunan-bangunan abad pertengahan berderet di jalanan berbatu, toko-toko barang antik, serta objek wisata seperti Cathedral Alexander Nevsky yang bersejarah, dan bukit Toompea yang menyuguhkan pemandangan indah Kota Tua ini. Di sini banyak terlihat atap-atap merah Tallinn hingga ke Laut Baltik.

Telliskivi Creative City

Telliskivi

Galeri

Telliskivi Creative City terletak di bekas kompleks industri Tallinn. Telliskivi ini menaungi galeri-galeri, toko-toko kecil, berbagai perusahaan kreatif, startup, dan restoran di jantung kota Tallin. Di sini, Anda wajib untuk mampir ke Museum Fotografi Fotografiska Tallinn, pusat foto dokumenter Juhan Kuus, teater Sõltumatu Tantsu Lava, panggung tari kontemporer, pabrik es krim LaMuu, toko pakaian vintage Kopli Culture, dan artisan coffee shops yang banyak tersebar di kota ini.

Iglupark Igloo Saunas

Iglupark

Sauna merupakan tradisi budaya tertua yang masih ada di Estonia. Sauna telah menjadi cara warga Estonia hidup selama berabad-abad dan bahkan masuk dalam daftar Intangible Cultural Heritage of Humanity list oleh UNESCO. Iglupark, di distrik Noblessner, Tallinn, menawarkan cara paling modern untuk menikmati tradisi kuno ini. Anda dapat memesan sesi privat dan berkeringat di sauna hitam yang ramping dengan ember bir di atas es, atau bersantai di kursi Adirondack di bawah lampu-lampu yang berpendar.

Laheema National Park

Laheema

Jelajahi alam sepuasnya di taman nasional di pesisir pantai utara Estonia ini. Berjalanlah di Viru Bog, jalan setapak yang melewati hutan rimbun serta lahan basah berawa, dan berakhir di sebuah kolam air yang indah serta menara observasi. Anda dapat mengunjungi rumah-rumah bangsawan Jerman Baltik atau menjelajahi bekas pangkalan kapal selam di Hara Harbour. Lakukan perjalanan dengan perahu ke Pulau Mohni dan petiklah buah gooseberry di sana. Anda dapat juga berjalan ke titik paling utara daratan Estonia yakni Tanjung Purekkari.

Music Festival

Pühalepa festival

Bentuk seni yang paling khas Estonia adalah lagu. Secara historis, orang Estonia telah menggunakan musik untuk mempertahankan identitas nasional mereka meskipun ada paksaan dari negara lain. Hingga kini masih sering terdengar potongan-potongan paduan suara yang mengalun dari gereja, gedung konser, dan sekolah musik saat berjalan-jalan di kota. Ada banyak festival musik, mulai dari Pekan Musik Tallinn, festival Pühalepa dan tarian adalah festival yang tidak boleh dilewatkan.

Rosolje

ROSOLJE

Estonia memiliki garis pantai yang panjang di Laut Baltik di utara dan barat, sehingga ikan banyak ditemukan di daerah ini akan ikan. Kentang, roti gandum hitam, produk susu, dan ikan adalah bahan utama dalam masakan tradisional Estonia. Salah satu makanan khas Estonia adalah Rosolje. Rosolje merupakan makanan Estonia yang populer sejak 1930 hingga 1960 an. Rosolje berisi salad ungu dengan kentang rebus, bit, ikan haring, dan acar. Biasanya Rosolje dicampur dengan irisan telur rebus, daging, atau apel, dan dilapisi dengan krim asam, mayones, dan saus mustard. Hidangan ini wajib Anda coba ketika berkunjung ke Estonia.