5 Etika Sering Terlupakan dalam Menggunakan Video Call

Wellness17 March 2021

By Annisa Laksmintari

5 Etika Sering Terlupakan dalam Menggunakan Video Call

Di masa pandemi ini, di kala protokol kesehatan selalu menjadi prioritas untuk senantiasa diterapkan, berbagai rapat dan pertemuan sosial lainnya pun bergeser ke ranah digital. Tak hanya rapat bisnis, namun kordinasi kala WFH, wawancara lamaran kerja, reuni, dan ulang tahun virtual pun kerap dilaksanakan melalui aplikasi Zoom.

Oleh karena itu, agar pertemuan-pertemuan virtual Anda (baik yang resmi maupun tidak) berjalan dengan lancar, implementasikanlah etika-etika berikut ketika berbincang-bincang dengan rekan-rekan Anda di Zoom ataupun platform video call lainnya, seperti yang dilansir dari realsimple.com.


1. Persiapkan Diri Anda dan Uji Coba Kelengkapan Teknis Sebelumnya

Ada saja yang dapat menyebabkan keterlambatan Anda untuk hadir di rapat virtual, seperti kecepatan internet atau masalah teknis. Oleh karena itu, pastikan segala aspek teknis seperti koneksi Bluetooth untuk aksesoris yang menggunakan Bluetooth, koneksi internet di posisi Anda menggunakan laptop, baterai laptop penuh telah diperiksa sebelumnya agar Anda dapat hadir tanpa gangguan teknis.

2. Pergunakanlah Fitur ‘Mute’

Biasakanlah untuk ‘mute’ di kala Anda tidak berbicara, dan ‘unmute’ ketika giliran Anda untuk mengutarakan pendapat Anda. Ini akan mengurangi kebisingan di rapat virtual Anda. Jadikanlah kebiasaan untuk ‘mute’ dan ‘unmute’ ini bagian dari etika berperilaku di pertemuan-pertemuan virtual Anda, baik formal maupun informal.

3. Upayakan Kontak ‘Lensa’

Berbeda dari pertemuan secara langsung yang memudahkan kita untuk saling tatap, pada pertemuan virtual, Anda harus melihat ke lensa kamera Anda agar tampak seperti bertatapan mata dengan para audience meeting Anda dari perspektif mereka. Jika Anda melihat ke layar HP atau monitor Anda, Anda akan terlihat seperti agak menunduk.

4. Sepakati Tampilan Video Anda

Secara umum, kesepakatan tak tertulis untuk penggunaan Zoom adalah, jika mereka menyalakan video, Anda pun harusnya menyalakan video. Tapi tentu saja ini tidak berlaku untuk semua kondisi. Sepakatilah dengan rekan-rekan meeting Anda apakah meeting akan berlangsung dengan atau tanpa tampilan video agar semua anggota rapat nyaman.

5. Hindari Menginterupsi Rekan Anda

Pastikan rekan Anda telah selesai berbicara, meskipun harus melewati beberapa momen dalam diam. Lebih baik menunggu, atau gunakan fitur “raise hand” untuk meminta giliran berbicara, terutama dalam meeting atau seminar yang melibatkan banyak orang.