Share
WBI Fashion Padel Nusantara: Ketika Olahraga, Fashion, dan Budaya Bertemu di Satu Lapangan
Hasya Notarbartolo
11 August 2026

WBI Fashion Padel Nusantara hadir di Margot Padel, Jakarta, memadukan olahraga, fashion, dan budaya dalam perayaan lima tahun Warisan Budaya Indonesia.


Warisan Budaya Indonesia (WBI) menghadirkan cara baru untuk merayakan kekayaan budaya Nusantara melalui WBI Fashion Padel Nusantara, sebuah gelaran yang memadukan olahraga, fashion, dan budaya dalam satu panggung. Berlangsung di Margot Padel, Jakarta Selatan, pada 7–8 Agustus 2026, acara ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan lima tahun WBI sekaligus menjadi gelaran pertama di Indonesia yang menggabungkan turnamen padel dengan elemen fashion dan wastra.

WBI Fashion Padel Nusantara

Tak sekadar kompetisi olahraga, WBI Fashion Padel Nusantara dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya Indonesia melalui pendekatan yang lebih segar dan relevan. Para peserta tidak hanya beradu kemampuan di lapangan, tetapi juga ditantang menampilkan gaya terbaik mereka melalui kompetisi fashion yang memadukan kreativitas dengan unsur budaya Nusantara.

Pendiri WBI, Yanti Airlangga, mengatakan bahwa gagasan ini datang dari anggota muda WBI yang ingin membawa semangat pelestarian budaya ke dalam aktivitas yang dekat dengan generasi saat ini.

“Ini acara pertama dari WBI, khususnya anak muda WBI, untuk olahraga. Dan di sini kita kolaborasi dengan Parang Kencana, juga dengan Margo Padel ini, untuk apa melestarikan juga,” ujar Yanti Airlangga.

WBI Fashion Padel Nusantara

Nuansa budaya pun hadir secara nyata di lapangan. Parang Kencana secara khusus merancang desain grafis di area padel yang terinspirasi dari motif Mawar Barong, yang merepresentasikan keseimbangan antara keberanian melalui daun berduri dan keindahan lewat kelopak bunga.

“Walaupun olahraga tapi tetap kita punya filosofi bahwa budaya... seperti tadi dilihat di dalam kan ada seperti motif bunga dari Parang Kencana, ya. Itu bisa ikut di dalam kegiatan apa pun,” tambah Yanti.

WBI Fashion Padel Nusantara

Sementara itu, perlengkapan acara seperti jaket, topi, kaus, hingga merchandise dirancang oleh Didiet Maulana dengan sentuhan etnik yang modern. Perpaduan tersebut memperlihatkan bagaimana identitas budaya dapat hadir secara natural dalam gaya hidup kontemporer.

Konsep fashion juga menjadi salah satu daya tarik utama turnamen. Acara turut dimeriahkan fashion show yang dibawakan Bertrand Antolin, dengan sejumlah figur publik seperti Nia Ramadhani dan Baim Wong turut hadir menyaksikan.

WBI Fashion Padel Nusantara

Para pemain diberikan kebebasan untuk mengekspresikan karakter dan kreativitas mereka melalui penampilan saat memasuki lapangan. Penilaian fashion turut melibatkan panel juri, termasuk fashion personality Indonesia Ivan Gunawan, yang memberikan penilaian terhadap berbagai penampilan standout para pemain.

WBI Fashion Padel Nusantara

Ketua Divisi Anak Muda sekaligus penyelenggara acara, Audi Pratama, mengungkapkan bahwa konsep fashion dalam turnamen ini terinspirasi dari atmosfer turnamen tenis internasional seperti Wimbledon. Para pemain diberikan ruang untuk mengekspresikan karakter mereka melalui busana saat memasuki lapangan.

“Jadi kita tuh inspirasi dapat dari tenis sebenarnya, dari Wimbledon. Kemarin ada Naomi Osaka contohnya, dia masuk ke lapangan tenis dengan pakai busana fashion. Jadi di situ inspirasi kami membuat acara ini dengan entrance pakai busana mereka, kreativitas mereka masing-masing,” kata Audi Pratama.

WBI Fashion Padel Nusantara

Semakin meriah, WBI Fashion Padel Nusantara juga menghadirkan exhibition match yang mempertemukan sejumlah selebriti dan figur publik. Di antaranya Jerome Kurnia, Wulan Guritno dan Taofik (pro) melawan Ayu Dewi dan Joseph (pro), serta Desta dan Yasmine Wildblood melawan Nabila Syakieb.

Perayaan kemudian dilanjutkan dengan penampilan spesial dari Reza Artamevia dan Zahwa, yang menambah kemeriahan acara sebelum rangkaian kegiatan ditutup.

WBI Fashion Padel Nusantara

Bagi Executive Chairwoman MNC Group, Liliana Tanoesoedibjo, konsep tersebut merupakan sebuah terobosan yang berhasil mempertemukan tiga dunia sekaligus.

“Iya, kita merasa senang sekali melihat ini karena kita melihat bahwa ada fashion dan ada budaya digabung jadi satu, juga olahraga,” ujar Liliana Tanoesoedibjo.

WBI Fashion Padel Nusantara

Ia menilai perpaduan tersebut menjadi cara yang menarik untuk memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

“Jadi ini sangat luar biasa untuk WBI karena dalam rangka 5 tahun WBI, kita mau memperkenalkan kepada generasi muda bahwa warisan budaya Indonesia ini bisa berkolaborasi dengan seluruh aspek, dari olahraga juga maupun fashion,” tambahnya.

Tak berhenti pada pengalaman di lapangan, para juara juga membawa pulang hadiah yang sepadan dengan semangat perayaan. Mulai dari Amero Jewellery dan koper RIMOWA hingga Vespa dan berbagai hadiah lainnya, kemenangan dalam WBI Fashion Padel Nusantara hadir dengan apresiasi yang tak kalah istimewa.

WBI Fashion Padel Nusantara

Lebih dari sekadar perayaan olahraga dan kreativitas, WBI Fashion Padel Nusantara juga membawa misi sosial. Sebagian keuntungan acara akan disalurkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk Rumah Harapan Melanie, Cahaya Cita, dan Hope, Gelang Harapan, yang berfokus pada dukungan kesehatan dan pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.

“Acara ini adalah charity untuk membantu beberapa yayasan, termasuk Harapan Melanie, ada Cahaya Cita, dan satu lagi untuk Hope, Gelang Harapan,” ungkap Yanti.

WBI Fashion Padel Nusantara

Melalui WBI Fashion Padel Nusantara, olahraga modern tak lagi berdiri sendiri. Di tangan WBI, padel menjadi medium untuk mempertemukan gaya, kreativitas, dan warisan budaya—sekaligus membuka cara baru bagi generasi muda untuk mengenal, menikmati, dan pada akhirnya ikut melestarikan budaya Indonesia.