Share
Andrea Bocelli Hadirkan Keajaiban Romanza dalam Dua Konser di Indonesia
Patricia Rosina
02 September 2026

Tiga dekade Romanza dirayakan Andrea Bocelli melalui dua konser istimewa di Borobudur dan Jakarta, mempertemukan musik legendaris dengan lanskap budaya Indonesia.


Ada sesuatu yang istimewa ketika musik bertemu dengan sebuah tempat yang memiliki sejarah panjang. Pada akhir Oktober hingga awal November 2026, suara Andrea Bocelli akan kembali bergema di Indonesia melalui Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia. Bukan sekadar konser, rangkaian ini membawa perayaan tiga dekade album Romanza ke dua destinasi dengan karakter yang begitu berbeda: Candi Borobudur di Magelang dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Pertunjukan pertama akan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026, disusul konser di Jakarta pada 3 November 2026. Keduanya menjadi satu-satunya penampilan publik Bocelli di Asia Tenggara sepanjang 2026, menjadikan Indonesia sebagai destinasi eksklusif untuk perayaan musikal ini.

Dirilis 30 tahun lalu, Romanza menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan karier Bocelli. Album tersebut memperkenalkan karakter vokalnya kepada audiens yang lebih luas dan menghadirkan sejumlah repertoar yang kemudian menjadi bagian dari warisan musiknya, termasuk “Con Te Partirò”. Tiga dekade kemudian, karya tersebut mendapatkan konteks baru ketika dibawa kembali ke panggung dalam lanskap budaya Indonesia.

Konser di Borobudur dirancang sebagai pengalaman yang melampaui pertunjukan musik. Terinspirasi dari tradisi Bocelli tampil di sejumlah situs bersejarah dunia, pertunjukan ini akan mempertemukan suara sang maestro dengan latar salah satu warisan budaya paling ikonik di Indonesia. Penonton juga akan mendapatkan akses ke cultural village yang menghadirkan tradisi, kekayaan budaya, dan kearifan lokal Magelang serta Jawa Tengah.

“Merupakan suatu kehormatan sejati untuk dapat menghadirkan maestro kelas dunia seperti Andrea Bocelli ke Indonesia. Musik dan keahlian berkarya memiliki keterikatan yang mendalam, di mana keduanya dibentuk oleh dedikasi, kesabaran, serta perhatian penuh terhadap setiap detail,” ujar Prajna Murdaya, Pendiri Shoemaker.

Sementara itu, Jakarta akan menghadirkan atmosfer yang lebih dinamis. Dua lokasi tersebut menciptakan pengalaman yang berbeda, namun berada dalam satu benang merah: mempertemukan seni bertaraf internasional dengan kekayaan identitas Indonesia.

Kehadiran Bocelli juga menandai perkembangan lanskap budaya dan hiburan Tanah Air. Pertunjukan berskala global seperti ini memperlihatkan bagaimana musik, heritage, dan pariwisata dapat berjalan beriringan, sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk menjadi panggung bagi pengalaman budaya kelas dunia.

Andrea Bocelli

Pada akhirnya, perayaan Romanza di Indonesia bukan hanya tentang tiga puluh tahun sebuah album, melainkan tentang bagaimana musik yang melampaui generasi menemukan ruang baru untuk kembali didengarkan. Kali ini di antara kemegahan Borobudur dan energi Jakarta.