Share
5 Hal yang Bisa Dilakukan di Paris Selain Mengunjungi Menara Eiffel
Amanda Raychellia
19 February 2026

Paris bukan hanya tentang Menara Eiffel. Di balik ikon tersebut, kota ini menyimpan distrik bersejarah, sudut artistik, taman indah, dan tempat-tempat legendaris— kunjungi dan jelajahi tempat-tempat ini untuk mendapatkan pengalaman Paris yang sesungguhnya.


Dikenal sebagai “The City of Love”, Paris menawarkan segudang pengalaman yang bukan hanya tentang Menara Eiffel. Kota yang telah berdiri sejak abad ke-4 tersebut kaya akan sejarah dan budaya sehingga menjadikannya pusat arsitektur, seni, dan literatur di Eropa.

Jika Anda berkunjung ke Paris, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan selain berfoto di ikon kota tersebut. Berikut beberapa destinasi dan kegiatan yang wajib dicoba.

Menjelajahi Le Marais

Le Marais

Le Marais merupakan distrik bersejarah yang terkenal dengan suasana klasik dan jalanan batu yang memikat, sehingga terasa seperti desa kecil. Kawasan ini menjadi rumah bagi Place des Vosges, alun-alun tertua yang menjual barang antik, pakaian secondhand berkualitas, serta butik desainer independen dan toko trendi terutama di Rue Vieille du Temple dan Rue des Francs-Bourgeois.

Selain itu, Le Marais juga dipenuhi galeri seni kecil, kafe cantik, serta museum penting seperti Musée Picasso, Carnavalet Museum (museum sejarah Paris), dan Marché des Enfants Rouges yang merupakan pasar tertutup tertua di kota ini, menjadikannya surga budaya dan belanja yang penuh kejutan.

Berbelanja di Galeries Lafayette Paris Haussmann

Galleries Lafayette

Jika ingin menikmati pengalaman belanja yang lebih modern dan mewah, Galeries Lafayette menawarkan 3.500 merek untuk dipilih. Mulai dari brand kelas dunia seperti Chanel dan Dior hingga label kontemporer, tempat ini menjadikannya trendsetter di dunia mode. Selain berbelanja, tempat ini juga merupakan landmark ikonik Paris dengan kubah kaca bergaya Art Nouveau setinggi 43 meter yang dilengkapi dengan rooftop terrace. Sehingga, walaupun tidak berbelanja Anda tetap bisa menikmati pemandangan kota Paris dari rooftop-nya yang menawarkan panorama indah secara gratis.

Menyusuri Montmartre dan Sacre-Coeur

Montmartre

Montmartre merupakan distrik bersejarah di puncak bukit Paris yang menawarkan atmosfer artistik dan pesona bohemian yang khas. Kawasan yang dahulu tempat berkumpulnya seniman besar seperti Picasso dan Van Gogh masih sarat akan suasana kreatifnya, terutama di Place du Tertre yang dipenuhi pelukis dan pembuat sketsa potret.

Di puncaknya berdiri Basilika Sacré-Cœur bergaya Romano-Bizantium dengan kubah putih ikonik yang menyuguhkan panorama luas kota Paris dari ketinggian. Selain menikmati kafe-kafe unik seperti La Maison Rose dan sudut-sudut tersembunyi yang menawan, Anda juga dapat menjelajahi ikon hiburan malam Moulin Rouge serta landmark lain seperti Moulin de la Galette, Montmartre Cemetery, dan Wall of Love (Le Mur des Je T’aime).

Mengunjungi Shakespeare and Company Bookstore

Shakespeare and Co

Bagi pecinta literatur, Shakespeare and Company adalah destinasi wajib untuk yang terkenal sebagai toko buku berbahasa Inggris paling ikonik di Paris. Berlokasi tepat di seberang Notre-Dame di tepi Sungai Seine, toko buku ini dikenal dengan interiornya yang hangat, bohemian, dan penuh rak buku yang berliku-liku.

Tempat yang menjadi rumah bagi para penulis besar seperti Ernest Hemingway, F. Scott Fitzgerald dan James Joyce ini juga terkenal atas tradisi “Tumbleweeds” yang memungkinkan ribuan penulis muda menginap gratis di antara rak buku.

Bersantai di Taman dan Kebun Kota

Le Jardin du Luxembourg

Taman kota Paris yang indah dan tertata rapi memberikan kesempatan untuk menikmati sisi kotanya yang tenang, hijau, dan elegan di tengah hiruk-pikuk metropolitan. Jardin du Luxembourg, merupakan salah satu taman paling populer di kota ini. lengkap dengan Istana Luxembourg, air mancur Medici yang romantis, patung-patung ratu Prancis, serta kursi hijau ikonik tempat warga lokal dan wisatawan bersantai, membaca, atau piknik. Taman ini juga sering menjadi lokasi pertunjukan musik, pameran seni, dan aktivitas keluarga seperti perahu layar mini di kolam utamanya.

Sementara itu, Jardin des Serres d’Auteuil—yang sering dijuluki “jardin de verre”—terkenal dengan kompleks rumah kaca bergaya Art Nouveau dari akhir abad ke-19 yang memamerkan ribuan spesies tanaman langka dan eksotis, termasuk palem tropis, anggrek, dan kaktus.