Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Tips Pola Makan Sehat untuk Menjalani Gaya Hidup Aktif

Wellness24 May 2022

By Clara Enocensia

Tips Pola Makan Sehat untuk Menjalani Gaya Hidup Aktif

Pola hidup sehat diperlukan untuk menjaga imun tetap kuat dan kondisi tubuh yang tetap fit.


Pola hidup sehat menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting ditengah pandemi global COVID-19. Menjaga imun tetap kuat dan kondisi tubuh yang tetap fit adalah senjata yang wajib dimiliki setiap orang saat ini.

Tahukah Anda bahwa salah satu kunci dari pola hidup sehat adalah memiliki diet yang sehat, yaitu mengkonsumsi makanan dengan jumlah dan kalori yang tepat serta menjalani hidup yang aktif. Berikut tips pola makan yang dapat kamu praktikan dengan mudah.

1. Mengurangi Makanan dengan Kandungan Lemak Jenuh dan Gula

Lemak adalah senyawa yang dibutuhkan dalam diet, namun ada baiknya kita memperhatikan jumlah dan jenis lemak yang kita konsumsi. Ada dua jenis lemak yang harus kita perhatikan yaitu lemak jenuh dan tidak jenuh.

Ketika kadar kolesterol dalam darah meningkat, hal ini juga akan meningkatkan resiko penyakit jantung. Hal tersebut yang akan terjadi jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti keju, biskuit, kue, sosis, krim dan mentega.

Selain itu, kita juga harus memperhatikan jumlah gula dalam makanan yang kita konsumsi. Selain dapat meningkatkan resiko obesitas, mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula yang tinggi dapat menimbulkan penyakit diabetes.

2. Memilih Makanan yang Berkarbohidrat dan Berserat Tinggi

Karbohidrat adalah zat yang memberi tubuh kita energi, sehingga lebih dari sepertiga makanan yang kita konsumsi harus memuat zat tersebut. Beberapa orang menganggap bahwa makanan berkarbohidrat dapat menggemukkan badan, namun kalori dari karbohidrat berserat tinggi lebih sedikit daripada kalori yang berasal dari lemak.

Karbohidrat berserat tinggi juga dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama. Varietas gandum, beras merah, dan kentang adalah beberapa contoh makanan dengan karbohidrat berserat tinggi.

3. Mengontrol Asupan Garam untuk Tidak Lebih dari 6 Gram dalam 1 Hari

Mengonsumsi makanan dengan jumlah garam yang tinggi akan meningkatkan tekanan darah serta meningkatkan resiko terserang penyakit jantung dan stroke. Tanpa kita sadari, tiga perempat dari jumah maksimal garam yang dapat dikonsumsi per harinya, sudah terkandung dalam makanan yang kamu beli seperti sereal, roti, dan saus.

Oleh karena itu gunakan label makanan untuk dapat membantu mengurangi konsumsi garam secara berlebihan. Bahkan untuk anak-anak dan balita dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi garam sama sekali.

4. Konsumsi Lebih Banyak Ikan

Ikan adalah sumber protein dan multivitamin yang baik. Mengkonsumsi setidaknya dua porsi ikan dalam seminggu, dipercaya dapat menurunkan resiko penyakit jantung, ikan yang mengandung Omega-3 yang tinggi juga dapat menurunkan peradangan, mencegah penyakit autoimun, dan mencegah obesitas. Namun sebisa mungkin hindari mengkonsumsi ikan kalengan karena mengandung pengawet dan kadar garam yang tinggi.

5. Konsumsi 5 Porsi Buah dan Sayur yang Bervariasi Setiap Hari

Mengonsumsi buah dan sayur untuk kesehatan tubuh yang prima sudah menjadi sebuah keharusan. Ahli kecantikan, dokter, dan ahli kesehatan profesional lainnya selalu mengingatkan kita untuk mengonsumsi buah dan sayur.

Kita dianjurkan setidaknya mengonsumsi lima porsi variasi buah dan sayur, seperti mencampurkan sayuran dan buah untuk menjadi jus atau menjadikan buah potong sebagai camilan sehari-hari. Selain itu, jangan lewatkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup setiap harinya.