The Alpha under 40: Vidi Aldiano, Musisi Berbakat dengan Beragam Prestasi
Hamidah Khansa Sabila
15 November 2022

‘Multitalented’, ‘unwavering’, dan ‘unfaltering’ adalah kata sifat yang paling pas untuk menggambarkan seorang musisi berbakat, Vidi Aldiano.


Memiliki passion yang kuat dalam bidang musik, Vidi Aldiano memulai karirnya dengan merilis album "Pelangi di Malam Hari." Lantunan suaranya yang merdu pada lagu Nuansa Bening membuat Vidi Aldiano mulai dikenali dan dicintai. Di samping kecintaannya terhadap musik, Vidi Aldiano memiliki mimpi untuk menjadi seorang entrepreneur. Vidi pun berhasil mewujudkan mimpi tersebut dengan mendirikan label musik sendiri bernama VA Records. Karir bermusik Vidi terus menanjak hingga ia dipercayai untuk menjadi juri pada ajang pencarian bakat.

Selain itu, Vidi Aldiano terus mengepakkan sayapnya dan tidak hanya bekerja sebagai penyanyi, melainkan juga sebagai host dan presenter. Vidi juga aktif membagikan konten pada channel YouTubenya sendiri dan sudah berhasil mendapatkan silver play button dari YouTube.

Dibesarkan dalam keluarga yang menyukai musik, Vidi secara alami mengembangkan kecintaannya pada musik. Ibunya, seorang guru piano, mengajarinya bermain piano sejak ia masih kecil. Alhasil, Vidi bisa memainkan alat musik tersebut sejak ia berusia tiga tahun. Menggunakan nama lengkapnya Oxavia Aldiano, ia menjelaskan bahwa Vidi yang berusia 15 tahun mengikuti audisi di Indonesian Idol pada tahun 2006. Namun, ia menjelaskan bahwa ia tidak berharap banyak karena ia mengikuti audisi untuk hiburannya sendiri.

Vidi menyatakan bahwa ia merekam sebagian besar lagu di album pertamanya secara mandiri. Meskipun butuh waktu lebih lama dari yang dia harapkan, dia dapat bertahan dan menyelesaikan album-albumnya tersebut. Butuh waktu tiga tahun hingga ia akhirnya dapat menyelesaikan album debutnya.

Sejak menginjakkan kaki di industri musik, Vidi telah dinominasikan untuk berbagai penghargaan, termasuk Best Male Pop Solo Artist pada tahun 2012, 2013, dan tahun-tahun berikutnya dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards. Nominasi lainnya termasuk Best Pop Collaboration untuk “Apakah Ku Jatuh Cinta” yang menampilkan Sherina Munaf pada tahun 2014, Best Urban Duo/Group/Vocal Group Collaboration untuk “I Don’t Mind” yang menampilkan Sheryl Sheinafia dan Jevin Julian, yang dimenangkannya pada tahun 2019.

Tak hanya berprofesi sebagai musisi, Vidi juga telah meninggalkan jejaknya di dunia perfilman. Dia membintangi beberapa film dan proyek acara televisi, baik sebagai cameo atau sebagai salah satu pemeran utama. Salah satu perannya yang paling berkesan adalah Alex di Stereo, di mana dia berperan sebagai mahasiswa di paduan suara universitas. Ia menunjukkan keahliannya yang luar biasa sebagai seorang aktor dan penyanyi.

Jika ingin membaca lebih lengkap mengenai profil Vidi Aldiano, Anda dapat membacanya selengkapnya pada profil The Alpha under 40 di majalah HighEnd edisi November 2022.

Writer: Hamidah Khansa Sabila
Photo courtesy of Vidi Aldiano