Sasa to The World, Persembahan dari Sasa untuk Dunia

Art & Culture16 March 2021

By Jodie Suherman

Sasa to The World, Persembahan dari Sasa untuk Dunia

Semangat, motivasi, dan positive vibes bisa bangkit dari sebuah alunan musik. Musik adalah bahasa universal yang mana bisa menyatukan seluruh masyarakat dunia agar tetap optimis dan semangat. Untuk itu, PT Sasa Inti turut memberikan sumbangsihnya dengan meluncurkan lagu berjudul ‘Sasa to the World’.


Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia hingga kini. Terhitung sejak Maret tahun lalu, pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia dan menimbulkan dampak yang signifikan di segala sektor. Tak hanya Indonesia bahkan warga dunia pun turut merasakan dampak dari pandemi ini.

Terlebih sektor perekonomian yang paling jelas dampaknya bagi dunia. Namun, pandemi Covid-19 bukanlah menjadi alasan untuk pesimis dan menyerah. Kita bisa bangkit dan saling bahu membahu untuk tetap semangat melalui masa-masa sulit ini.

Semangat, motivasi, dan positive vibes bisa bangkit dari sebuah alunan musik. Musik adalah bahasa universal yang mana bisa menyatukan seluruh masyarakat dunia agar tetap optimis dan semangat. Untuk itu, PT Sasa Inti turut memberikan sumbangsihnya dengan meluncurkan lagu berjudul ‘Sasa to the World’.

Wah, menarik ya. Perlu tahu juga nih, fakta singkat di balik lagu yang inspiratif persembahan PT Sasa Inti ini:

Sasa to the World Merangkul Warga Dunia

Lagu sangat akrab dengan kita, bahkan hampir setiap saat kita tak lepas dari lagu. Di tengah suasana hati yang lelah atau kurang bersemangat, lagu menjadi menjadi alternatif yang membangkitkan mood.

Maka melalui lagu yang menghibur inilah PT Sasa Inti, perusahaan FMCG Makanan dan Bumbu yang terdepan dari Indonesia yang tumbuh menjadi merek yang memimpin pasar untuk pasar lokal dan Internasional, mendukung masyarakat untuk tetap berdiri tegak di tengah kondisi yang tak menentu.

Untuk itu, lagu Sasa to The World ini merupakan global CSR Sasa yang memberi percikan semangat dan optimisme di masa pandemi. Global CSR ini tentu tak hanya untuk Indonesia, Sasa juga merangkul warga dunia untuk berjuang bersama dan siap menjalani hidup di tengah pandemi.

Dalam lirik lagu Sasa to the World pun mengajak orang-orang untuk menikmati saja yang sedang terjadi karena semua akan baik-baik saja. Intinya, jangan menyerah dalam situasi apapun.

“Nikmati, nikmati saja. Karena semua kan baik-baik saja. Jangan menyerah,” begitu isi lirik lagunya.

Tumbuhkan Harapan dan Kebahagiaan Melalui Sasa to the World

Sasa hadir dalam bentuk kebahagiaan serta harapan baru. Namun, pandemi Covid-19 telah mengubah kebahagiaan dan harapan menjadi pesimis dan pasrah dengan timbulnya kondisi saat ini.

Seperti yang disampaikan oleh CEO PT Sasa Inti Dr. Rudolf Tjandra, Sasa adalah bentuk kebahagiaan dan harapan. Pandemi telah mengubah kebahagiaan dan harapan menjadi sebuah kepasrahan terhadap keadaan yang terjadi sekarang.

Ia menegaskan, pada hakekatnya setiap manusia adalah pribadi yang tangguh, berakal cerdas, dan bisa menghadapi segala tantangan.

“Selama kita bersatu padu tanpa memandang bangsa, tanpa membedakan peran perempuan dan laki-laki, ras, dan juga agama, kita pasti bisa melalui ini semua. Badai pasti berlalu,” katanya.

Rudolf menambahkan, Sasa adalah bagian dari dunia, dunia adalah Sasa. Sebagai pemimpin perusahaan makanan dan bumbu dapur Indonesia, lagu Sasa to the World adalah bentuk kontribusi tulus dari Sasa untuk masyarakat dunia.

“Good speed #HappinessIsSasa,” ucapnya.

Komitmen Sasa untuk Dunia

Sasa tak hanya memberikan sumbangsih dengan memberikan semangat optimisme melalui lagu, tetapi juga untuk ke depannya Sasa juga mengajak masyarakat agar bisa melihat pandemi ini sebagai tantangan untuk mencari jalan keluar.

Sasa berkomitmen turut hadir memberikan kontribusi demi mencapai tujuan yang mulia, yaitu menambahkan dan memperkuat produk Sasa dengan nutrisi, vitamin, dan mineral yang tetap bertahan meski melewati proses masak untuk Indonesia dan dunia.

“Ini merupakan sebuah awalan untuk melihat pandemi ini bukan sebagai masalah yang malah membuat kita buru-buru angkat tangan, menyerah dan kalah,” ujar Rudolf.

Ia sangat mengapresiasi kepada masyarakat yang masih memelihara optimismenya dengan terus berjuang dan berusaha sesuai kemampuan masing-masing.

Penasaran sama lagu Sasa to The World, yuk tonton video clip nya dan dengerin lagu di sini