Rayakan Hari Film Nasional, Para Sineas Berbagi Perspektif Tentang Industri Film Indonesia
Dewi Anggriani Siregar
01 April 2022

Beberapa tahun belakangan ini, film Indonesia semakin mengibarkan sayapnya baik di dalam negeri maupun kancah internasional. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kepiawaian para sineas yang mampu memainkan peran mereka dengan apik sehingga menuai prestasi yang membanggakan.


Melalui program On the Scene, Netflix sebagai salah satu platform streaming terkemuka mengajak sineas Indonesia untuk berkumpul dan berbincang terkait pencapaian, situasi terkini, tantangan, serta harapan mereka terhadap industri film Indonesia.

Program ini sekaligus merayakan Hari Film Nasional dan turut menghadirkan Mira Lesmana, Ernest Prakasa, Muhammad Zaidy, dan Shanty Harmayn yang saling berbagi perspektif menarik sebagai refleksi untuk perkembangan perfilman Indonesia.

“Kita semua yang berada di industri film Indonesia berusaha untuk membuat karya terbaik yang bermakna dan memiliki kualitas yang semakin bagus.” Mira juga menegaskan bahwa sebaiknya para sineas jangan pernah merasa telah mencapai cinematic excellence, dan justru terus berusaha untuk menggapainya.

Menurut Shanty Harmayn selaku Produser BASE Entertainment, industri film Indonesia harus lebih berani dalam memperkenalkan genre-genre baru yang segar dan eksploratif. Sejalan dengan Shanty Harmayn, Ernest Prakasa menambahkan bahwa selain mengeksplorasi genre, para sineas dapat mencoba melakukan breakthrough dengan ide-ide yang selama ini dianggap kurang menjual.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan tersendiri bagi semua aspek, termasuk perfilman Indonesia. Situasi sulit ini memaksa semua orang tanpa terkecuali, termasuk para sineas dan semua yang telibat dalam industri perfilman untuk mampu beradaptasi dengan cepat dan menciptakan sebuah kolaborasi guna menghadapi masa-masa sulit ini.

“Ada dua jenis film yang dapat dilihat dari zamannya; film setelah Perang Dunia II dan film yang lahir setelah atau saat pandemi COVID-19. Saya rasa itu juga menjadi sebuah penanda bagaimana karya-karya itu dikenal dan mungkin kita bisa mengidentifikasinya di kemudian hari.” Ungkap Produser Palari Films, Muhammad Zaidy (Eddy).

Terlepas dari semua itu, para sineas optimis untuk kembali maju dan membangkitan industri film Tanah Air. Mereka juga berharap agar semakin banyak sekolah film yang dapat melahirkan para sineas-sineas muda berbakat dan berkualitas.