Share
Perjalanan Josephine Mak Membangun Jowies dengan Passion dan Konsistensi
Hasya Notarbartolo
21 July 2026

Berawal dari kecintaan seumur hidup terhadap dunia mode, Jowies tumbuh menjadi sebuah brand yang merefleksikan komitmen Josephine Mak terhadap autentisitas, kreativitas, dan kesuksesan jangka panjang.


Bagi Josephine Mak, fashion bukan sekadar tentang pakaian. Lebih dari itu, fashion adalah wadah untuk mengekspresikan kreativitas, jati diri, dan tujuan hidup. Sebagai pendiri Jowies, selama 12 tahun terakhir ia berhasil mengubah passion yang telah lama dimilikinya menjadi sebuah brand fashion yang terus berkembang, tanpa pernah meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya.

Perjalanan Josephine sebagai entrepreneur dimulai tak lama setelah ia menyelesaikan pendidikannya di Singapura. Tumbuh di lingkungan keluarga yang mengapresiasi dunia mode, ia mengaku sang ibu menjadi sosok yang paling berpengaruh dalam membentuk selera dan kecintaannya terhadap fashion.

"Passion saya terhadap fashion memang sudah ada sejak dulu. Dari situlah Jowies lahir, dan passion itu juga yang terus mendorong brand ini berkembang hingga sekarang," ungkap Josephine.

Josephine Mak

Di balik kesuksesan membangun bisnis selama lebih dari satu dekade, Josephine percaya bahwa dukungan dari orang-orang terdekat memegang peranan yang sangat besar. Ia menyebut suami dan keluarganya sebagai sumber semangat utama yang memberinya kepercayaan diri untuk menghadapi berbagai tantangan dalam membangun sekaligus mempertahankan bisnis.

Kini, perannya tidak lagi hanya sebagai founder Jowies. Josephine juga aktif dalam berbagai komunitas, menjalani aktivitas networking, kegiatan sosial, serta perannya sebagai seorang ibu. Meski memiliki banyak tanggung jawab, ia memiliki definisi tersendiri mengenai keseimbangan hidup.

Menurutnya, work-life balance bukan berarti melakukan semua hal secara bersamaan, melainkan mengetahui kapan harus memprioritaskan sesuatu. Salah satu kuncinya adalah membangun tim yang dapat dipercaya dan berani mendelegasikan pekerjaan, sehingga ia dapat lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.

Menjadi seorang ibu pun mengubah perspektifnya. Ia kini lebih menghargai kualitas dibanding kuantitas, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Josephine Mak

Filosofi yang sama juga ia terapkan dalam membangun relasi. Bagi Josephine, networking bukan sekadar memperluas daftar kontak atau bertukar kartu nama, tetapi tentang membangun hubungan yang tulus dan saling percaya dalam jangka panjang.

"Networking bukan hanya soal menambah koneksi, tetapi membangun kepercayaan dan hubungan yang bisa bertahan lama," jelasnya.

Ia percaya bahwa komunitas yang suportif, teman-teman, serta rekan di industri telah menjadi salah satu faktor penting yang membantu Jowies terus berkembang. Hubungan yang dibangun dengan ketulusan, menurutnya, sering kali menghadirkan peluang yang tidak bisa diciptakan secara instan.

Di balik setiap koleksi dan keputusan bisnis yang diambil, Josephine selalu berpegang pada prinsip sederhana: ketika seseorang mencurahkan hati dan passion dalam pekerjaannya, hasil yang baik akan mengikuti dengan sendirinya. Nilai autentisitas, konsistensi, dan kreativitas menjadi fondasi yang terus menjaga identitas Jowies hingga saat ini.

Josephine Mak

Meski demikian, perjalanan sebagai perempuan pengusaha tentu tidak lepas dari tantangan. Salah satu yang terbesar baginya adalah menjaga keseimbangan antara ambisi bisnis dan kehidupan keluarga, terutama setelah menjadi seorang ibu. Alih-alih mengejar kesempurnaan, ia memilih untuk menetapkan prioritas yang jelas, mengelola waktu dengan bijak, serta mempercayai tim yang telah dibangunnya.

Seiring berjalannya waktu, makna kesuksesan bagi Josephine pun berubah. Jika dahulu mendirikan Jowies merupakan pencapaian utama, kini kesuksesan berarti mampu mempertahankan kualitas, tetap relevan di tengah perubahan tren, dan memastikan brand yang dibangunnya dapat terus bertahan dalam jangka panjang.

"Banyak orang mengatakan mempertahankan bisnis jauh lebih sulit daripada membangunnya. Saya sangat setuju," ungkapnya.

Baginya, konsistensi adalah tantangan terbesar sekaligus ukuran keberhasilan yang sesungguhnya. Tetap hadir setiap hari dengan dedikasi yang sama, bahkan setelah bertahun-tahun menjalankan bisnis, merupakan kunci untuk menciptakan brand yang memiliki daya tahan.

Josephine Mak

Menatap masa depan, pesan Josephine bagi para perempuan yang ingin memulai bisnis pun sederhana: jangan pernah berhenti belajar.

"Dunia bergerak sangat cepat, terutama di era digital saat ini. Teruslah berinvestasi pada diri sendiri, terbuka terhadap perubahan, berani mencoba hal-hal baru, dan jangan pernah takut untuk memulai," tutupnya.

Bagi Josephine Mak, kesuksesan bukanlah sesuatu yang diraih dalam semalam. Dengan passion yang kuat, ketangguhan untuk terus bertumbuh, dan komitmen terhadap kualitas, setiap langkah menjadi bagian dari perjalanan panjang yang terus ia bangun bersama Jowies.