Mengenal Quarter Life Crisis dan Cara Mengatasinya
Dewi Anggriani Siregar
21 March 2022

Anda berusia sekitar 20 tahun dan seringkali mempertanyakan tentang kehidupan yang saat ini Anda jalani? Khawatir, insecure, merasa tidak nyaman dengan hidup. Perasaan-perasaan itu menandakan bahwa saat ini Anda sedang berada pada masa krisis seperempat abad, atau yang biasa disebut quarter life crisis.


Fase krisis ini umumnya dialami oleh semua kalangan baik laki-laki maupun perempuan, namun pada perempuan fase ini tentu akan terasa lebih berat. Pada fase ini biasanya orang akan cenderung membanding-bandingkan kehidupan mereka dengan orang lain.

Anda akan merasa bahwa apa yang Anda jalani saat ini tertinggal jauh dengan orang lain yang berada pada usia Anda. Padahal tidak sama sekali. Setiap orang memiliki titik start dan titik sukses yang berbeda-beda. Pencapaian yang dimiliki orang lain tidak bisa kita jadikan patokan terhadap kesuksesan diri kita sendiri.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika Anda mengalami fase krisis seperempat abad ini? Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi quarter life crisis.

Ketahui Nilai Diri Anda

Anda adalah orang yang paling mengenali diri Anda sendiri lebih dari siapapun. Fokuslah untuk mengenali dan menemukan jati diri Anda sehingga Anda menyadari sepenuhnya bahwa diri Anda berharga dan Anda punya value yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Berhenti Membandingkan Diri

Ini mungkin merupakan hal tersulit untuk dihindari oleh siapapun. Hal ini dikarenakan hakikat manusia yang memang tidak pernah merasa puas dan merasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan diri Anda. Ini adalah pemikiran yang tidak sehat yang harus Anda hentikan seiring dengan menerapkan point pertama yang disebutkan.

Mencari Dukungan dari Orang Terdekat

Carilah orang yang bisa Anda andalkan untuk mendengarkan keluh kesah Anda dan mendukung serta menyemangati Anda dalam kondisi apapun.

Batasi Penggunaan Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu hal yang harus Anda pertimbangkan untuk membatasinya. Seringkali apa yang terlihat di media sosial membuat kita tidak berhenti membanding-bandingkan diri sendiri. Padahal semua yang terlihat di media sosial mungkin tidak seindah yang terlihat.

Perbanyak Aktivitas Positif

Memperbanyak aktivitas positif akan membuat Anda tidak memiliki waktu untuk memikirkan hal negatif ataupun membandingkan diri Anda dengan orang lain. Fokus untuk membenahi diri dan memperbanyak skill serta pengetahuan dan wawasan yang Anda miliki sehingga Anda menjadi pribadi yang berkualitas.