Mengenal Kombucha, Si Minuman Teh Fermentasi yang Menyehatkan

Wine & Dine29 December 2020

By Annisa Laksmintari

Mengenal Kombucha, Si Minuman Teh Fermentasi yang Menyehatkan

Kombucha merupakan salah satu minuman yang populer di kalangan millennial, dan juga merupakan superfood yang semakin naik daun. Tak hanya rasanya yang segar, Kombucha juga konon memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan. Berikut ulasan lengkapnya, dari proses pembuatannya sampai khasiat yang ditawarkannya.


Asal muasal Kombucha disebut dari China, lebih dari 2,000 tahun yang lalu dan dijuluki sebagai “teh keabadian,”, dilansir dari artikel dari The New York Times.

Kombucha adalah teh tidak dipasteurisasi yang difermentasi. Minuman probiotik ini memiliki rasa asam seperti cuka, yang merupakan produk sampingan dari proses fermentasi, serta cita rasa yang kompleks dari berbagai buah-buahan dan bahan lainnya yang ditambahkan ke dalamnya. Di samping itu, ketika diminum, kombucha sedikit menggelitik lidah layaknya soda karena telah terkarbonasi.

Proses pembuatan Kombucha berawal dari seduhan teh hitam atau hijau, gula, larutan dari batch Kombucha sebelumnya, dan kultur simbiosis bakteri dan ragi (umumnya disebut Scoby) untuk proses fermentasi. Menurut culturesforhealth.com, Kombucha dapat difermentasi 7-30 hari. Semakin lama difermentasi, rasa Kombucha akan semakin kuat dan semakin asam menyerupai cuka.

Walau belum ada riset resmi yang mengkonfimasi khasiat kesehatan dari mengkonsumsi Kombucha, namun berbagai ahli di seluruh dunia menyebutkan ada beberapa manfaatnya untuk tubuh, diantaranya:

1. Mendukung kesehatan pencernaan

Disadur dari healthline.com, ketika difermentasi, terdapat kandungan beberapa jenis bakteri lactic-acid dalam Kombucha, sehingga minuman tersebut memiliki fungsi probiotik. Probiotik mengantarkan bakteri menyehatkan ke sistem pencernaan. Bakteri-bakteri ini dapat memperbaiki pencernaan, peradangan, bahkan mengurangi berat badan.

2. Mengandung banyak antioksidan

Kombucha yang terbuat dari teh hijau akan memiliki khasiat yang serupa dengan meminum the hijau itu sendiri. Teh hijau mengandung banyak senyawa bioaktif, yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat di dalam tubuh. Menurut hasil riset, mengkonsumsi teh hijau secara rutin dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar, mengurangi lemak perut, memperbaiki kadar kolesterol, memperbaiki gula darah, dan banyak lainnya.