Share
Mengangkat Budaya Belu Atambua NTT, Film Cinta Bete Karya Roy Lolang Tayang Segera
Venisa Ruth
06 November 2021

Cinta adalah kekuatan yang mampu melukai begitu dalam namun juga mampu memberikan kesembuhan yang tanpa pamrih. Pergulatan seorang anak, orang tua, perempuan dalam lingkungan sosial budaya menjadi kekuatan dalam film berjudul 'Cinta Bete' karya Roy Lolang.


Film 'Cinta Bete' merupakan film fiksi yang bercerita tentang perempuan bernama Bete Kaebauk dengan memilih setting lokasi di Atambua dengan mengangkat budaya Belu Atambua, NTT.

Seorang perempuan yang selalu mendapat perlakuan sebagai korban dalam kehidupan sehari-hari, rasa cinta Bete kepada sahabatnya Emilio membuatnya patah hati karena Emilio memilih masuk sekolah seminari. Bete yang kemudian bertemu seorang laki-laki bernama Elfredo membawa Bete kepada kehidupan yang tidak diimpikannya semula.

Emilio yang merasakan pergulatan rasa cinta sebagai manusia, keteguhan hati akan pilihan melayani Tuhan dan kepedulian terhadap perempuan yang dekat dihatinya. Akankah berakhir bahagia? Film ini dikemas dengan ringan sebagai film romantic agar mudah dipahami dan dinikmati oleh penonton. Dengan genre ini diharapkan penonton film Indonesia dapat mengenal lebih jauh keragaman budaya Indonesia lengkap.

Film ini diperankan oleh Hana Malasan sebagai Bete Kaebauk, Marthino Lio sebagai Emilio, Yoga Pratama sebagai Elfredo, Djenar Maesa Ayu Sjuman sebagai Mama Clara(Ibu Bete), Otig Pakis sebagai Raja Lasiolat(Ayah Bete). Film yang disutradarai oleh Roy Lolang dan Produser Film Leni Lolang.

Dengan kekuatan pemeran dan pekerja di balik layer, film 'Cinta Bete' ini berhasil meraih 10 Nominasi Piala Citra FFI 2021 dan Nominasi Film Terbaik. Film 'Cinta Bete' akan tayang serentak di bioskop-bioskop tanah air pada tanggal 18 November 2021.