Membantu Digitalisasi UMKM Indonesia, PVG Umumkan Solusi Fintech Utamanya
Bunga Revina
23 August 2022

Pintar Ventura Group (PVG) mengumumkan fitur baru dari produk fintech utamanya yaitu Posy dan Klikoo pada sebuah konferensi pers yang digelar di Rumanami Residence Jakarta beberapa waktu lalu.


Pintar Ventura Group (PVG) menggelar konferensi pers pada beberapa waktu lalu untuk mengumumkan fitur baru dari produk fintech utamanya, Posy dan Klikoo. Layanan yang diperbarui ini akan memungkinkan UMKM Indonesia untuk memfasilitasi digitalisasi bisnis, meningkatkan efisiensi dan transparansi kerja. Dua produk yang disebut Posy dan Klikoo ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital perekonomian Indonesia dan meningkatkan efisiensi proses bisnis UMKM.

Posy sendiri sudah diluncurkan pada akhir tahun 2021, dan lebih dari 5.000 UMKM telah terdaftar di Posy. Fitur-fitur pada kasir online ini membantu mengelola pembayaran, akses untuk memantau penjualan bagi pemilik, akuntansi penjualan, dan analitik usaha. Pada bulan ini, Posy akan menambahkan sejumlah fitur baru yang akan menghasilkan peningkatan efisiensi bisnis dan transparansi untuk pemilik, serta mempengaruhi digitalisasi UMKM di Indonesia.

Sedangkan, Klikoo merupakan aplikasi pembayaran tagihan dan pembelian produk digital. Klikoo memungkinkan masyarakat umum yang tidak memiliki rekening bank untuk melakukan transaksi digital berbasis uang tunai melalui agen partner Klikoo. Dengan menggunakan Klikoo, para pelaku usaha dapat menyediakan layanan tambahan kepada para pelanggan setianya, berupa pembelian pulsa dan paket data, tagihan listrik, tagihan air, pengemudi/transportasi maxim, uang elektronik, transfer uang, dan produk digital lainnya.

Pentingnya pengembangan produk-produk fintech ini tidak bisa diremehkan dalam konteks digitalisasi ekonomi Indonesia. Terlepas dari prospek digitalisasi dan statistik bisnis yang tinggi, yang menurutnya ekonomi digital dapat membawa lebih dari 150 miliar USD ke PDB Indonesia hingga 2025, saat ini 40% UMKM masih tradisional. Alasan utamanya adalah kesenjangan keterampilan saat menggunakan teknologi, tantangan dalam KYC, pembukuan dan akuntansi yang buruk, dan lain-lain. Posy dan Klikoo berupaya untuk menjembatani kesenjangan itu dan meningkatkan penerimaan teknologi oleh UMKM. Lebih dari 25.000 merchant telah terdaftar dengan produk PVG, setiap bulan mereka melakukan sekitar 1,5 juta transaksi, 50% diantaranya masih di Jakarta.

Foto : dok. PVG