Kunci Bahagia Maya Miranda Ambarsari, Pengusaha Sukses Wanita Indonesia

Profile14 June 2021

By Annisa Laksmintari

Kunci Bahagia Maya Miranda Ambarsari, Pengusaha Sukses Wanita Indonesia

Maya Miranda Ambarsari sungguh-sungguh menjadi definisi untuk istilah 'ladyboss'. Sociopreneur dan pemilik bisnis sukses tak hanya di sembarang bisnis, tetapi di sektor yang umumnya didominasi laki-laki. Pada Hari Perempuan Internasional ini, Maya merayakan kekuatan wanita di seluruh Nusantara dan dunia, serta berbagi pentingnya menghiasi hati Anda dengan rasa syukur.


Bagi Maya Miranda Ambarsari, perempuan dalam posisi kepemimpinan sangat luar biasa. Maya sendiri memimpin berbagai bisnis dalam portofolio kewirausahaan termasuk pertambangan, perkapalan, properti, dan e-commerce, beberapa di antaranya dianggap sebagai bidang usaha yang cenderung maskulin. “Perempuan itu punya kemampuan untuk berkomunikasi, untuk membangun network, untuk juga membangun teamwork. Dan biasanya mereka, dalam bidang kepemimpinan mempunyai kelebihan tersendiri, misalnya bagaimana mereka mempresentasikan diri mereka ke hadapan public, ke khalayak ramai, dengan anggun atau elegan.

Perempuan punya kemampuan untuk leading suatu pekerjaan dengan cara motherhood—mereka bisa bicara dari ke hati, mereka bisa sharing, bisa diajak berkomunikasi. Itulah saya rasa best point sebagai wanita Indonesia yang memiimpin dalam business.”


Berasal dari Bengkulu, portofolio kewirausahaan Maya termasuk mengambil alih sebagai pemilik dan Presiden Direktur PT BATAMEC Shipyard serta PT Tri Tunggal Agung Propertindo. Dia juga terjun ke kecantikan dan perhotelan, dan saat ini menjadi pemilik jaringan guesthouse eksklusif Elliottii, serta Gorjes Salon dan Hatice Boutique. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai pemegang saham di PT Merdeka Copper and Gold Tbk.

Bagi perempuan di dunia bisnis, tantangan karir semakin besar ketika mereka memasuki industri yang dipimpin oleh laki-laki. “Awalnya, orang akan ragu apakah Anda bisa menjalankan bisnis ini, apakah Anda benar-benar mampu atau hanya sebagai ikon. Tapi itulah tantangan sesungguhnya bagi kita para wanita. Tunjukkan pada mereka bahwa kita tidak hanya memahami pekerjaan ini, tetapi kita juga bisa menyatukan semuanya. Kita sebagi perempuan yang mempunyai kepemimpinan itu comparative advantage,” ujarnya penuh semangat.


Maya, yang mengabdi kepada masyarakat yang kurang mampu melalui Rumah Belajar Miranda, percaya bahwa perempuan dalam peran kepemimpinan memiliki kekuatan untuk mendukung perempuan lain. “Saya pikir itu ada hubungannya dengan kepercayaan diri. Salah satu cara untuk memberdayakan wanita lain di sekitar Anda adalah dengan menunjukkan kepercayaan penuh. Ini tentang Anda memercayai diri sendiri untuk memercayai wanita di sekitar Anda untuk melakukan aktivitas itu. Ketika seseorang diberi kepercayaan, maka mereka akan mengembangkan rasa percaya diri untuk melakukannya.”

Ibu satu anak ini juga menyadari pentingnya berpikiran positif. Selain membuat jurnal kegiatan sehari-hari yang ia gunakan sebagai refleksi diri di setiap akhir tahun, ia juga menekankan pada rasa syukur. “Sukses itu sederhana. Jika Anda senang, Anda berhasil, ”katanya. Dia melanjutkan, “Jika Anda menghargai kesuksesan dari sudut pandang bisnis, materialistis, atau kecantikan, maka Anda akan selalu lelah dengan hidup Anda; terus-menerus membandingkan diri Anda dengan orang lain dan berusaha mengejar ketinggalan. Tetapi ketika Anda bersyukur atas apa yang Anda miliki dan apa yang Anda lakukan, Anda akan bahagia. Dan jika Anda bahagia, Anda suksesl!”

Photos ISNU DWIMARTANTO