Ulang Tahun Jakarta, Sudah Kunjungi 8 Destinasi Budaya Ini?

Travel22 June 2020

By Larasati Oetomo

Ulang Tahun Jakarta, Sudah Kunjungi 8 Destinasi Budaya Ini?

Kota Jakarta merayakan HUT ke-493 hari ini. Klasik hingga modern, natural hingga artifisial, destinasi wisata di Jakarta diwarnai oleh percampuran berbagai budaya.


Memperingati HUT Jakarta, mari bernapak tilas ke beberapa destinasi wajib bagi setiap warga maupun turis di Jakarta di masa kini. Apabila sebelumnya kita semua telah mengenal Monas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Gelora Bung Karno (GBK), Kompleks Istiqlal, dan Kota Tua sebagai hub wisata utama di Ibu Kota, sekarang kita akan mengeksplorasi hal-hal baru maupun klasik yang begitu sayang dilewatkan.

Jakarta Aquarium

Terletak di lantai LG dan LGM Neo Soho Mal, Jakarta Barat, Jakarta Aquarium cukup mudah diakses dari berbagai penjuru kota. Akuarium indoor terbesar di Jakarta ini menyimpan lebih dari 600 spesies laut lengkap dengan berbagai aktivitas interaktif seperi aquatrekking dan touch pool. Tak heran bahwa ia mendapat penghargaan dari Trip Advisor dan Indonesia Travel & Tourism Award.

Plataran Hutan Kota

Plataran Hutan Kota menyajikan pengalaman bersantap yang tak dapat ditemukan di tempat lainnya. Restoran yang pertama kali dikenalkan saat Asian Games 2018 ini secara strategis terletak di antara rerimbunan GBK. Bangunan menyerupai rumah kaca yang mengombinasikan gaya industrial dan modern ini merupakan tempat strategis untuk berbagai acara spesial.

“Semasa di...” Market

“Semasa” Market merupakan seri pasar seni yang dihelat beberapa bulan sekali di berbagai tempat bersejarah di Jakarta. “Semasa di Kota Tua”, “Semasa di Balai Kota”, “Semasa Piknik di Lapangan Banteng” dan “Semasa di Museum BI” berhasil memikat puluhan ribu orang untuk melihat-lihat produk asli lokal yang unik dan berkualitas tinggi.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)

Siapa bilang perpustakaan hanya untuk si kutu buku? Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan perpustakaan nasional tertinggi di dunia yang baru diresmikan kembali oleh presiden pada tahun 2017. Perpusnas menyimpaan jutaan koleksi buku mulai dari buku langka, naskah Nusantara, hingga koleksi mutakhir dan mancanegara. Bangunan ini juga dilengkapi dengan executive lounge.

Museum MACAN

Museum MACAN (The Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) dikenal luas salah satunya karena telah memamerkan karya seniman populer Yayoi Kusama beberapa tahun silam. Museum ini menyajikan karya seni lokal hingga internasional mulai dari Raden Saleh hingga Wang Guangyi dan telah menerima berbagai penghargaan seperti World’s 100 Greatest Places 2018 dari Time Magazine.

Kuliner Jalan Cikini Raya

Terletak sepanjang Jalan Cikini Raya, mulai dari Kantor Pos hingga Taman Ismail Marzuki, pusat kuliner ini berbeda dengan pusat kuliner lain sebab ia mempertahankan aristektur dan interior ala kolonial yang menjadi daya tariknya. Restoran seperti Dua Nyonya dan Tjikini 17 menyajikan menu Nusantara dan mancanegara terbaik lengkap dengan secangkir kopi.

M Bloc Space

M Bloc Space mengubah imej kawasan Blok M menjadi hub bagi anak muda yang hobi berkolaborasi dan berkarya. Bangunan yang tadinya merupakan kompleks perumahan karyawan Peruri ini didesain ulang dengan mempertahankan gaya Peranakan. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai toko cinderamata, kedai kopi, resto, hingga mini ampitheater dan zona mural.

Pulau Tengah, Kep. Seribu

Pulau H atau Pulau Tengah disebut-sebut sebagai pulau termewah di area wisata Kepulauan Seribu. Turis hanya dapat mengakses pulau ini dengan speedboat milik pribadi maupun sewa. Layaknya di pulau tropis nun jauh di timur, Pulau H dilengkapi dengan resor mewah dan privat yang dikelilingi oleh lautan jernih berkilau toska.

FOTO Singgih Prahagian