Share
Alaya Kala: Pameran Tunggal Adi Gunawan yang Hidup dalam Ruang Kontemporer
Regina Olivia Arismunandar
06 July 2026

Pameran kolaboratif Alaya Kala menampilkan karya dari seniman Adi Gunawan secara imersif dan modern, memadukan seni pahat, desain interior, dan warisan budaya. Instalasi seni ini dapat dinikmati mulai 3 sampai 26 Juli 2026 di Ashta District 8.


Dalam suasana artistik dan imersif, Alaya Kala diperkenalkan sebagai sebuah pameran kolaboratif yang mempertemukan karya pematung Adi Gunawan bersama SANKHARA Art dengan Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola Studio. Pameran yang mengajak pengunjung untuk menikmati seni lebih mendalam ini berlangsung mulai 3–26 Juli 2026 di Melting Pot GF, Ashta District 8.

Alaya Kala

Alaya kala berasal dari bahasa Sansekerta dari kata alaya yang berarti tempat bernaung serta kala yang berarti waktu, sehingga secara keseluruhan mempresentasikan sebuah ruang yang menampung perjalanan, jejak, dan ingatan.

Alaya Kala Adi Gunawan

Berangkat dari akar budaya yang melekat pada perjalanan karya sang seniman, Adi Gunawan, yang lahir dan bertumbuh di Yogyakarta, pameran ini hadir dalam ruang kontemporer kreatif yang juga mengimplementasikan elemen-elemen arsitektur rumah Jawa, khususnya Joglo.

Alaya Kala Adi Gunawan

Melalui Alaya Kala, para kolaborator dengan keahlian di masing-masing bidangnya berupaya menghadirkan ruang pertemuan antara seni, desain, dan warisan budaya. Interpretasi modern ini menceritakan bagaimana memori kolektif dapat diwujudkan menjadi pengalaman yang relevan bagi masa kini sekaligus dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pengunjung yang menikmati.

Alaya Kala Adi Gunawan

Mewakili sejumlah seniman, termasuk Adi Gunawan platform manajemen seni kontemporer, SANKHARA Art, memandang bahwa kisah sebuah karya tidak berhenti ketika karya tersebut meninggalkan studio, justru memulai kehidupan barunya ketika bertemu dengan ruang, cahaya, penghuninya, dan percakapan yang tumbuh di sekitarnya.

Alaya Kala Adi Gunawan

Photos FEBI RAMDHAN