8 Tujuan Wisata Wajib di Solo

Travel03 September 2019

By Febi Ramdhan

8 Tujuan Wisata Wajib di Solo

Siapa yang tak pernah mendengar Kota Solo? Kota yang bernama resmi Kota Surakarta ini terkenal di kalangan wisatawan.


Tidak hanya terkenal dengan sejarahnya, Solo memiliki berbagai destinasi yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata budaya, sejarah, pendidikan, religi, kuliner, hingga wisata modern. Berikut beberapa destinasi menarik di Kota Solo:

NDALEM GONDOSULI

Berlokasi di Kampung Batik Laweyan, Ndalem Gondosuli menjadi destinasi yang patut didatangi. Pengunjung dapat menikmati suasana santai mulai dari bersantai bersama, makan, hingga kopi untuk menikmati sore. Dengan bangunan bergaya art deco colonial, Ndalem Gondosuli juga menyediakan kegiatan edukasi, lokakarya, dan pelatihan batik yang menyenangkan.

JALAN GATOT SUBROTO

Jalan Gatot Subroto wajib dikunjungi ketika malam tiba. Bertujuan mengakomodasi seniman mural lokal, pertokoan Jalan Gatot Subroto disulap menjadi destinasi yang inklusif. Lukisan mural tampak menghiasi dinding pertokoan, mulai dari mural tokoh hingga bergaya surealis. Dicetuskan sebagai ruang sosial, pengunjung dapat menikmati hangatnya wedang dan alunan musik keroncong yang menambah kesyahduan jalan ini.

PASAR GEDE

Bangunan yang memadukan arsitektur gaya Eropa dengan atap Joglo khas Jawa ini sarat akan nilai sejarah dan budaya. Pasar Gede diresmikan pada tahun 1930 dan menjadi salah satu pusat perekonomian Solo. Terletak tidak jauh dari Balai Kota, pasar ini ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan yang berburu panganan atau produk lokal khas Solo. Bila mampir ke Pasar Gede, tak lengkap rasanya jika tidak melipir menikmati Es Dawet Selasih Bu Dermi, es tradisional Solo yang diwarisi turun-temurun hingga tiga generasi. Berbagai bahan yang terdiri dari ketan hitam, tape ketan, jenang sumsum, selasih, nangka, dan kuah santan gula dalam satu mangkuk membuat lidah bergoyang.

KERATON KASUNANAN SURAKARTA

Tak lengkap rasanya bila tak mengunjungi Keraton di Kota Solo. Keraton Surakarta menjadi destinasi budaya dan sejarah yang patut didatangi. Terdapat museum sejarah berisi artefak milik Keraton yang diturunkan dari masa ke masa.

MUSEUM BATIK DANAR HADI

Kota Solo identik disebut sebagai Kota Batik. Salah satu tempat wisata yang sarat akan edukasi batik di kota ini adalah Museum Batik Danar Hadi.  Jumlah koleksi batik Nusantara dengan sejarah dan cerita di museum ini membuat pengunjung terlena akan keindahan warisan leluhur. Museum ini merupakan museum batik pribadi terbesar se-Asia Tenggara.

SOLO BATIK CARNIVAL

Acara yang diprakarsai oleh Joko Widodo saat beliau masih menjabat sebagai Wali Kota Solo ini merupakan gelaran yang dilaksanakan secara tahunan. Kreativitas budaya yang tertuang pada kostum karnaval disesuaikan dengan tema tahunan yang sudah ditentukan. Pada perhelatan tahun ini (2019), tema yang diusung adalah “Suvarnabhumi the Golden of ASEAN”, dengan harapan dapat melahirkan pesona layaknya emas yang menarik wisatawan untuk mengunjungi Asia Tenggara.

DE TJOLOMADOE

Tak jauh dari kota Solo, tepatnya di Kecamatan Colomadu Karanganyar, terdapat sebuah bangunan yang direvitalisasi menjadi kawasan wisata dan komersil. Pabrik Gula Colomadu yang sekarang menjadi De Tjolomadoe ini sudah berdiri sejak tahun 1861 sebagai pabrik pengahasil gula terbesar. Pengujung dapat melihat langsung kondisi interior pabrik gula dengan mesin-mesin buatan Jerman yang masih bertahan hingga saat ini. Tersedia pula kafe, aula konser, hingga museum sejarah Pabrik Gula Colomadu.

KERETA JALADARA

Pernahkah membayangkan kereta yang melaju di jalan protokol? Anda dapat menemukannya di Solo. Kereta Jaladara merupakan transportasi wisata yang melintasi jalan protokol Kota Solo. Kereta buatan Jerman ini memulai perjalanan dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Solo Kota. Selama perjalanan, pengunjung dihibur oleh para penyinden serta jamu yang dapat dinikmati. Kereta ini hanya akan beroperasi atas reservasi yang sudah didaftarkan terlebih dahulu kepada PT KAI dan Dinas Perhubungan setempat.

FOTO Febi Ramdhan