Share
3 Grup Idol 3rd Gen Ini Memiliki Film Dokumenter Yang Merekam Kehidupan Di Balik Konser Mereka
Rambu Moara
13 November 2021

Tidak hanya berkarir di dunia musik, beberapa grup Kpop idol generasi ketiga ini juga membabat industri perfilman. Beberapa film dokumenter di bawah ini adalah hasilnya.


Membahas kehidupan di balik layar grup Kpop tidak pernah lepas dari cerita mengharukan. Dari perjuangan awal membangun karir sebagai trainee hingga di posisi mereka saat ini. Banyak agensi telah mendokumentasikan hal tersebut dalam film.

Seperti beberapa grup Kpop generasi ketiga ini, mulai dari BTS hingga TWICE memiliki film dokumenter yang menceritakan proses kerja di balik layar konser mereka. Apa saja film dokumenter mereka? Simak berikut ini!

BLACKPINK

BLACKPINK adalah grup idol wanita paling fenomenal saat ini. Ada dua film dokumenter yang agensi mereka rilis yaitu BLACKPINK: Light Up the Sky (2020) dan BLACKPINK: The Movie (2021). Film yang pertama menunjukan perjuangan mereka saat menjalani pelatihan yang keras selama menjadi trainee. Sementara film kedua fokus membahas penampilan mereka saat di atas panggung.

BTS

BTS memiliki 4 film dokumenter yang semuanya membahas proses di balik layar konser mereka. Dokumenter ini diawali dari Burn the Stage (2018) yang fokus membahas The Wings Tour mereka selama 84 menit. Film dokumenter kedua adalah Love Yourself in Seoul (2018), yang membahas konser yang mereka adakan di Seoul Olympic Stadium.

Lalu disusul film Bring the Soul yang dirilis juga pada 2019. Film ini memfokuskan bagaimana perjuangan mereka sejak awal terbentuk sebagai boyband. Film dokumenter yang terbaru mereka rilis adalah Break the Silence (2020) yang membahas tur ketiga mereka ‘Love Yourself World Tour’.

TWICE

TWICE sebelumnya memiliki dokumenter di balik layar produksi konser mereka. Namun pada akhir April 2020, JYP merilis dokumenter lain berjudul ‘Seize the Light’ mengenai pengalaman world tour mereka, ‘Twicelights’. Tidak hanya itu, dokumenter ini membahas bagaimana perjuangan awal mereka dari trainee hingga pada posisi saat ini, tekanan yang dialami, hingga rasa keterikatan dengan sesama anggota.