Share
Joheirry Mola dari Republik Dominika Dimahkotai Sebagai Miss World 2026
Regina Olivia Arismunandar
07 September 2026

Pada usia 24 tahun, Joheirry Mola Dominguez dinobatkan sebagai Miss World 2026 dalam babak final ajang tersebut di Nha Trang, Vietnam, pada 5 September, setelah mengungguli 110 kontestan lainnya.


Joheirry Mola Dominguez dinobatkan sebagai Miss World 2026 pada babak final ajang kecantikan tersebut di Nha Trang, Vietnam, pada Sabtu, 5 September.
Joheirry menjadi penerus Opal Suchata Chuangsri dari Thailand, yang mencatat sejarah tahun lalu sebagai wanita pertama dari negaranya yang memenangkan gelar Miss World.

Joheirry Mola Miss World 2026


Namun, kemenangan Joheirry bukan sekadar soal gaun final, mahkota, atau penampilannya di atas panggung. Perjalanannya menuju gelar tersebut juga sangat terkait erat dengan filosofi “Beauty With a Purpose” dari ajang tersebut serta upayanya dalam bidang pendidikan bahasa Inggris bagi anak-anak di komunitas yang rentan.


Joheirry adalah seorang pendidik, aktivis komunitas, komunikator, dan model profesional asal Republik Dominika. Menurut organisasi Miss World, ia meraih gelar sarjana di bidang Manajemen dan Administrasi Bisnis dari Universidad Iberoamericana. Ia juga merupakan pendiri dan presiden Voices of Tomorrow, sebuah inisiatif yang berupaya memperluas pendidikan bahasa Inggris bagi anak-anak dan remaja di komunitas yang rentan.

Joheirry Mola Miss World 2026


Kegiatannya tidak hanya sebatas mengajarkan bahasa itu sendiri. Ia mengajarkan Sastra dan Ilmu Sosial dalam bahasa Inggris serta memanfaatkan pendidikan untuk mendorong pemikiran kritis dan pengembangan diri yang lebih luas. Joheirry juga pernah bekerja sebagai koresponden untuk program Ventana a Quisqueya di Univision New York, di mana ia menyoroti budaya Dominika, isu-isu sosial, dan kisah-kisah masyarakat. Ia juga telah terlibat dengan Goya Gives sebagai duta dan berkarier secara profesional sebagai model.


Pada babak final Miss World 2026, Joheirry ditanya mengenai proyek “Beauty With a Purpose” mana yang telah ia dukung di negaranya dan bagaimana ia akan memperbaikinya jika terpilih menjadi Miss World. Jawabannya berfokus pada sesuatu yang telah menjadi bagian utama dari advokasi pribadinya: pendidikan bahasa Inggris bagi anak-anak di komunitas yang rentan. Ia menjelaskan bahwa menguasai bahasa Inggris dapat membuka pintu peluang dan memberi anak-anak alat yang akan tetap berguna sepanjang hidup mereka. Ia juga mengaitkan bahasa dengan kemampuan untuk mengekspresikan perasaan, berkomunikasi, dan mengartikulasikan tujuan hidup seseorang. Itu adalah jawaban yang dengan tepat mengaitkan perjuangannya dengan gagasan yang lebih luas di balik program “Beauty With a Purpose” dari organisasi Miss World.

Joheirry Mola Miss World 2026


Lebih dari empat dekade kemudian, Joheirry berhasil merebut kembali gelar tersebut. Kemenangannya juga terjadi pada edisi kontes kecantikan yang sangat bersejarah, di mana para peserta dari lebih dari 100 negara berkompetisi di Vietnam. Kompetisi ini berlangsung melalui beberapa babak penyisihan, mulai dari 40 Besar, 20 Besar, 12 Besar, hingga 6 Besar, sebelum pengumuman peringkat akhir.