Share
Into the Ocean: Journey Beneath di ArtScience Museum, Perjalanan Imersif Menyelami Laut Terdalam
Listya Manopo
22 July 2026

ArtScience Museum di Marina Bay Sands menghadirkan Into the Ocean: Journey Beneath, sebuah pameran imersif yang memadukan seni, sains, dan teknologi untuk mengungkap keajaiban di dalam laut. Di balik pengalaman visual yang memukau, pameran ini juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dan bagaimana sustainability menjadi bagian dari filosofi Marina Bay Sands.


Atas undangan Marina Bay Sands, HighEnd berkesempatan menghadiri peluncuran perdana Into the Ocean: Journey Beneath di Singapura. Lebih dari sekadar menyaksikan pameran terbaru ArtScience Museum, perjalanan ini juga memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana Marina Bay Sands mengintegrasikan seni, hospitality, dan komitmen terhadap sustainability dalam setiap aspek operasionalnya.

Dikembangkan bersama OceanX, organisasi eksplorasi laut terkemuka dunia, Into the Ocean: Journey Beneath mengajak pengunjung merasakan sensasi menjadi bagian dari ekspedisi ilmiah ke dasar samudra. Pengalaman dimulai di atas kapal riset canggih R/V OceanXplorer, tempat pengunjung seolah bersiap menjalankan misi eksplorasi sebelum memasuki kapal selam OceanX untuk menyelami dunia yang selama ini hanya disaksikan oleh segelintir peneliti.

Into The Ocean 03

Perjalanan tersebut membawa pengunjung melintasi berbagai lapisan laut. Zona Photic menampilkan kehidupan bawah laut yang penuh warna dengan hamparan terumbu karang dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Semakin dalam memasuki Twilight Zone, suasana berubah menjadi lebih tenang dan misterius melalui instalasi yang menerjemahkan arus laut, suara, dan pergerakan air menjadi pengalaman visual yang memikat. Sementara di Aphotic Zone, kegelapan laut dalam menghadirkan berbagai makhluk unik yang mampu bertahan hidup di lingkungan paling ekstrem di bumi.

Yang membuat pameran ini berbeda adalah hampir tak terlihat batas antara seni dan sains. Informasi ilmiah dipadukan dengan karya seniman kontemporer internasional sehingga pengunjung tidak hanya memahami lautan secara rasional, tetapi juga merasakannya secara emosional. Teknologi interaktif, tata suara, visual imersif, hingga instalasi berbasis aroma menjadikan pengalaman menjelajah laut terasa begitu nyata.

Salah satu karya yang paling menarik perhatian adalah Invisible Ocean dari seniman Norwegia Sissel Tolaas. Alih-alih mengandalkan visual, instalasi ini mengajak pengunjung mengenali ekosistem laut melalui rangkaian aroma yang dirancang khusus. Di area lain, pengunjung juga dapat mengendalikan kapal selam virtual OceanX, mengamati spesimen laut dalam, hingga mengeksplorasi instalasi yang terinspirasi dari arus samudra dan kehidupan bawah laut.

Into The Ocean 01

"Kami ingin membuka dunia bawah laut dengan cara yang terasa nyata dan mudah dipahami. Kolaborasi dengan OceanX memungkinkan kami membangun pameran berdasarkan misi, riset, dan penemuan ilmiah sesungguhnya. Ini mencerminkan keyakinan ArtScience Museum bahwa ketika seni dan sains dipertemukan, keduanya mampu mengubah cara kita melihat, merasakan, dan memahami dunia," ujar Adrian George, Director of Programmes, Exhibitions and Museum Services ArtScience Museum.

Komitmen terhadap sustainability juga menjadi pembahasan utama dalam sesi Meet the Experts yang diikuti HighEnd. Menariknya, ArtScience Museum menegaskan bahwa praktik berkelanjutan tidak hanya diterapkan pada pameran bertema lingkungan, melainkan menjadi bagian dari seluruh proses produksi pameran.

Berbagai langkah dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan, mulai dari pengiriman karya seni melalui jalur laut untuk menekan emisi karbon, penggunaan kembali material pameran, pengurangan plastik sekali pakai, hingga menggantikan materi cetak dengan tampilan digital. Bahkan, beberapa proses instalasi kini dilakukan secara jarak jauh guna mengurangi kebutuhan perjalanan internasional.

"Setiap pameran tidak harus memiliki tema tentang sustainability. Namun, selalu ada unsur sustainability dalam cara kami merancang dan menghadirkannya," jelas Adrian George.

Melalui Into the Ocean: Journey Beneath, Marina Bay Sands menunjukkan bahwa pengalaman budaya dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Perpaduan antara eksplorasi ilmiah, seni kontemporer, dan teknologi imersif menghadirkan perjalanan yang bukan hanya memukau, tetapi juga mengingatkan bahwa lautan menghubungkan seluruh kehidupan di bumi—melampaui batas negara, budaya, maupun generasi.