Share
Art in Motion: Ekspresi Artistik Audio dan Visual pada Sarana Mobilitas Premium
Regina Olivia Arismunandar
08 June 2026

Berkolaborasi bersama ArtMoments Jakarta 2026, DENZA menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kecanggihan modern dengan ekspresi seni kontemporer melalui dua instalasi imersif.


Dalam rangkaian pameran seni ArtMoments Jakarta 2026 selama 4–7 Juni 2026 di AGORA Mall, DENZA–sebagai VIP Mobility Partner resmi–menghadirkan Art in Motion. Ruang pengalaman artistik tersebut mempertemukan seni, teknologi, desain, dan mobilitas premium melalui instalasi visual dan audio yang dikembangan bersama dua orang seniman.

DENZA x ARtMoments 2026 Art in Motion

Melalui Art in Motion, DENZA mengajak pengunjung untuk melihat bahwa kendaraan bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan juga media ekspresi artistik dan pengalaman multisensori yang selaras dengan gaya hidup modern dan berkelas. Pendekatan ini diwujudkan melalui dua interpretasi utama.

The Mallacan Leisure

DENZA x ARtMoments 2026 Art in Motion


Seniman Arief Witjaksana berhasil mentransformasi DENZA D9 menjadi kanvas yang merefleksikan bagaimana manusia membangun hubungan dengan sekitarnya melalui imajinasi, spontanitas, dan ekspresi modern. Karya yang bertajuk The Mallacan Leisure mengeksplorasi lanskap visual rasa keingintahuan dan jiwa yang bebas. Melalui karya ini, DENZA D9 bukan hanya sebagai kendaraan yang menjadi objek desain, tetapi juga media ekspresi yang mampu mempertemukan kecanggihan modern dengan ruang dialog artistik.

HEAD IN THE CLOUDS

DENZA x ARtMoments 2026 Art in Motion



Tidak hanya karya visual, DENZA juga menghadirkan pengalaman audio imersif melalui instalasi yang bertajuk HEAD IN THE CLOUDS pada DENZA B8. karya ini merupakan floating soundscape dari Gabriel Cheah, musisi dan seniman kontemporer asal Malaysia yang dikenal melalui pendekatan artistik yang memadukan suara, visual, dan eksplorasi emosional. Karya audio ini memberikan pendengar pengalaman unik seperti berada di dalam pesawat, menghadirkan suara perjalanan di antara awan sebagai metafora mengenai aspirasi, refleksi, dan perjalanan menuju tujuan dalam balutan nada dan harmoni meditatif yang tenang. Lebih lanjut, interpretasi audio ini merefleksikan filosofi sang seniman mengenai keseimbangan antara pengalaman yang menyenangkan dan tujuan hidup yang bermakna. DENZA B8 memperlihatkan bagaimana teknologi premium dapat menjadi media untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya didengar,, tetapi juga dirasakan dalam satu ruang multisensori personal. Pengalaman ini diperkuat dengan sistem audio premium DEVIALET pada DENZA B8 yang menghadirkan kedalaman, kejernihan, dan kualitas suara imersif.

DENZA x ARtMoments 2026 Art in Motion

Melalui kolaborasinya bersama ArtMoments Jakarta 2026, DENZA menghadirkan pengalaman terpersonalisasi yang mempertemukan seni, desain, suara, dan teknologi dalam satu narasi multisensori. Instalasi tersebut membuktikan kemampuan DENZA dalam menciptakan suasana dan pengalaman artistik yang relevan dengan gaya hidup modern dan bermakna bagi setiap perjalanan.