Share
Afternoon Tea Kanvas Rasa Padukan Kekayaan Seni, Sastra, dan Kuliner Indonesia
Regina Olivia Arismunandar
04 August 2026

Menyambut bulan kemerdekaan Indonesia, The St. Regis Jakarta berkolaborasi kembali dengan seniman kontemporer Eddy Susanto, menghadirkan pengalaman ritual teh Kanvas rasa: Indonesia In Ink & Sugar yang terinspirasi dari karya seni Sembilan Mata Hari Centhini.


Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, The St. Regis Jakarta melanjutkan dialog kreatifnya bersama seniman Eddy Susanto dengan mempersembahkan Kanvas Rasa: Indonesia In Ink & Sugar. Pengalaman afternoon tea tersebut secara artistik menyatukan seni kontemporer dan ragam kuliner Indonesia sebagai perayaan warisan budaya Indonesia yang kaya.

Eddy Susanto Kanvas Rasa

Sosok inti dari kolaborasi ritual teh di bulan Agustus ini adalah Eddy Susanto, salah satu seniman kontemporer ternama di Indonesia yang karyanya mengeksplorasi kekayaan warisan budaya Jawa dan sejarah seni dunia. Sebagai seniman di balik mural ikonis di The St. Regis Bar Jakarta, Eddy memadukan tradisi wayang dengan sejarah jazz di Indonesia. Dikenal akan gaya seninya yang khas, ia telah meraih beberapa pengakuan internasional dan penghargaan berprestise yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu seniman kontemporer Indonesia yang paling dihormati.

Berkolaborasi dengan Eddy Susanto, pengalaman afternoon tea The St. Regis Jakarta kali ini terinspirasi dari Sembilan Mata Hari Centhini yang merupakan interpretasi artistik sang seniman kontemporer pada Serat Centhini, salah satu mahakarya sastra Jawa yang paling berharga. Buku yang sering disebut sebagai ensiklopedi kebudayaan Jawa tersebut mencatat warisan pengetahuan lintas generasi yang mencakup filsafat, ritual, seni, dan tradisi kuliner.

Kanvas Rasa The St. Regis Jakarta

Dengan mengubah kisah-kisah abadi ini menjadi sebuah perjalanan multisensori, Executive Pastry Chef Kevin Lee menghadirkan Kanvas Rasa: Indonesia in Ink & Sugar sebagai sebuah koleksi kreasi manis dan gurih yang menafsirkan kembali cita rasa Indonesia yang dicintai melalui sudut pandang kontemporer. Setiap hidangan lezat ini berfungsi sebagai kanvas yang dapat dimakan, menghidupkan kembali kisah, kenangan, dan kekayaan budaya nusantara. Beberapa hidangan yang dapat dinikmati meliputi Daging Serundeng, Tahu Isi Udang, Sosis Solo, Srikaya Brioche, Bika Ambon Honey Cake, hingga Kacang Hijau Croquembouche.

Tersedia mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 di The Drawing Room, pengalaman afternoon tea edisi terbatas ini merayakan Bulan Kemerdekaan Indonesia melalui tradisi, cita rasa, dan kisah-kisah abadi yang terus menginspirasi generasi demi generasi.