Panduan One Mile Wear, Tren Fesyen di Era New Normal ala Meghan Markle

Fashion17 June 2020

By Larasati Oetomo

Panduan One Mile Wear, Tren Fesyen di Era New Normal ala Meghan Markle

Memasuki era pascapandemi, istilah “one mile wear” menjadi topik hangat di kalangan fesyen. Apa itu, dan bagaimana cara memakainya dalam aktivitas sehari-hari?


Melanjutkan tren physical distancing di mana masyarakat dianjurkan untuk berada di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain, pun tren berbusana menyesuaikan perubahan budaya global ini. Mengingat bahwa aktivitas mengantor, berlibur, berpesta dan berkumpul santai amat minimal, kita terpaksa mesti “mencutikan” outfit terbaik kita selama beberapa bulan ini.

Oleh sebab itulah, muncul beberapa tren pragmatis yang mengedepankan kenyamanan dan fungsionalitas pakaian lebih dari nilai estetika ataupun sosialnya. Salah satunya adalah gerakan one mile wear, yang secara harfiah berarti pakaian yang kita kenakan dalam radius 1 mil (1,609km) dari rumah.

Tren one mile wear ini terinspirasi dari tren streetwear di kalangan anak muda Jepang saat libur musim panas. Berbeda dengan pakaian yang kita kenakan untuk bekerja atau bersosialisasi, one mile wear berisi basic essentials yang kita kenakan di hari yang malas. Bayangkan sebuah hari cerah di mana Anda tengah berakhir pekan di rumah kakek-nenek, di mana Anda bersepeda mengelilingi perumahan untuk membeli es krim. Ketika membayangkan hal tersebut, Anda mungkin hanya terpikir untuk mengenakan kaus atau gaun musim panas yang nyaman, alas kaki espradiles, dan topi, bukan?

Meskipun demikian, bergaya ala one mile wear bukan berarti Anda boleh tampil asal-asalan. Terdapat beberapa trik sederhana yang membuat one mile wear Anda tetap tampil layak di ruang-ruang publik. Dalam hal ini, kita akan belajar dari Duchess of Sussex, Meghan Markle. Beliau telah menjadi ratu one mile wear dengan pilihan pakaian simpel namun chic miliknya—bahkan sebelum one mile wear itu sendiri booming!

Summer dress dengan sandal kulit sebagai perpaduan sempurna di hari yang cerah. Ups, jangan lupa kenakan kacamata hitam Anda!

Shirt dress polos yang dipadukan dengan court shoes berwarna netral cocok dikenakan ketika berbelanja di swalayan.

Oversized dress dengan motif yang ramai sebagai pilihan “seragam” arisan di rumah bersama teman-teman terdekat.

Chic dan effortless, gaun midi berbahan denim merupakan outfit serbabisa untuk segala aktivitas.

Tidak ada yang lebih nyaman dari summer dress tanpa lengan yang dipadukan dengan sepatu espradiles.

Kemeja longgar dengan lengan dilipat, topi, dan celana berbahan katun beri kesan smart casual.

Dengan bantuan statement earrings dan tatanan rambut sleek, bahkan jumper polos pun dapat terlihat chic.