Mengontrol diabetes saat liburan bisa menjadi tantangan, tetapi dengan perencanaan yang tepat, Anda tetap dapat menikmati momen spesial ini tanpa mengorbankan kesehatan.
Jenis makanan yang dikonsumsi ketika liburan biasanya banyak mengandung gula, karbohidrat, dan lemak sementara tekanan sosial atau emosi seperti stres dapat memicu makan berlebihan. Jika tidak berhati-hati, perubahan pola makan ini bisa menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah), hiperglikemia (gula darah tinggi), atau bahkan ketoasidosis diabetik, kondisi serius yang lebih sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Selain itu, aktivitas sosial selama liburan juga dapat meningkatkan risiko terkena flu.
Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat, serta perhatikan porsi makan dengan menggunakan piring kecil. Pilih makanan kaya protein seperti ayam, ikan, atau kacang-kacangan, dan tambahkan sayuran tinggi serat ke dalam menu. Saat liburan, Anda juga bisa mengurangi konsumsi makanan bertepung seperti roti, dan pilih alternatif sehat seperti ubi.
Selain itu pilih hidangan penutup menggunakan pemanis rendah kalori atau buah segar, dan hindari minuman manis dengan memilih mengkonsumsi air putih, teh herbal, atau minuman rendah kalori lainnya. Untuk mendukung pengelolaan gula darah, bawa camilan sehat ke acara keluarga, tetap aktif dengan berjalan setelah makan, dan rutin memantau kadar gula darah. Dengan perencanaan ini, Anda dapat menikmati liburan dengan aman dan tetap sehat.