Share
The Alpha under 40: Aulion Menyatukan Frame demi Frame dalam Karya Stop-Motion
Almiragita Rahmanda
06 November 2023

“Keberhasilan itu terdiri dari ide dan eksekusi. Kalau hanya ada ide tanpa ada eksekusi, maka tidak akan ada keberhasilan.” – Anonim


Aulion yang bernama asli Aulia Rizsa Wirizqi ini lahir pada tanggal 3 Mei 1994 di Jakarta. Pria berusia 29 tahun itu juga dikenal dengan nama Yon atau Bang Yon. Ia diketahui pernah meraih gelar dari Universitas Multimedia Nusantara Serpong, SD Al-Azhar Kelapa Gading, SMP Tugasku Pulomas, SMAN 77 Jakarta, dan STK Halle di Jerman.

Sejak kelas tiga, Aulion sudah mengutak-atik handycam. Saat dia mulai masuk sekolah menengah pertama, dia memproduksi video pertamanya. Ia diberi tugas untuk membuat video untuk proyek bertajuk "Jakarta, Oh Jakarta" saat itu. Aulion mampu mengemban tugas sebagai sutradara, penulis skenario, dan editor video meski masih duduk di bangku SMP.

Kemudian, ia naik pesawat ke Jerman untuk belajar pembuatan film. Di Universitas Multimedia Nusantara, ia melanjutkan pendidikannya sambil berkonsentrasi pada Desain Komunikasi Visual (DKV), khususnya pada animasi stop-motion.

Aulion sudah tidak asing lagi dengan dunia pengembangan konten atau YouTube, dan terkenal sebagai penghasil materi video orisinal, khususnya video stop-motion. Aulion diketahui merupakan seorang YouTuber yang mulai terjun ke YouTube sejak tahun 2010, namun saat itu YouTube belum sepopuler sekarang. Namun karena Aulion akrab dengan YouTube, ia memanfaatkannya. Nama mereka semakin terkenal setelah ia dan Chandra Liow memproduseri YouTube Rewind 2021 yang dirilis pada 30 Desember 2021. Video tersebut berhasil memandu pemirsa melewati peristiwa tahun sebelumnya.

Aulion punya alasan tersendiri jatuh cinta pada animasi stop-motion karena ia yakin teknik ini berbeda dengan animasi konvensional. Ia percaya bahwa stop-motion dapat mengubah sesuatu yang biasa menjadi sesuatu yang menakjubkan. Semuanya, menurut Aulion, bisa diubah menjadi mahakarya stop-motion.

Hal ini terlihat dari berbagai penghargaan yang berhasil diraihnya, salah satunya nominasi Top YouTube Personality dalam ajang Influence Asia 2015. Selain platform YouTube, pria yang hobi naik roller coaster ini juga merambah ke aplikasi lain seperti seperti TikTok, semuanya tetap mempertahankan gaya materi stop-motion yang sama.

Selain stop-motion, ia mengembangkan materi dengan menggabungkan lagu-lagu populer Barat dan Indonesia yang banyak didengarkan khalayak umum. Dengan semangat inovasinya yang tinggi, ia bergabung dengan Chandra Liow dalam kolaborasi hebat yang menghasilkan Rewind Indonesia, yang berlangsung dari tahun 2020 hingga 2022. Rewind Indonesia adalah kumpulan peristiwa di Indonesia yang terjadi selama setahun, menjadi populer, dan ditransformasikan menjadi sebuah karya kreatif baru.