Saint Levant resmi menjadi brand ambassador Prada dan mencatat sejarah sebagai sosok kelahiran Palestina pertama yang mewakili rumah mode Italia tersebut.
Prada kembali memperluas jajaran wajah globalnya dengan menunjuk rapper dan penyanyi Saint Levant sebagai brand ambassador terbaru. Penunjukan ini juga menjadi momen bersejarah bagi rumah mode asal Italia tersebut, karena Saint Levant menjadi ambassador kelahiran Palestina pertama yang mewakili Prada di panggung internasional.
Lahir dengan nama Marwan Abdelhamid di Yerusalem, Saint Levant memiliki latar belakang budaya yang kaya. Ia merupakan putra dari ayah berdarah Palestina-Serbia dan ibu keturunan Aljazair-Prancis. Setelah menghabiskan sebagian masa kecilnya di Gaza, keluarganya kemudian pindah ke Yordania. Pengalaman hidup lintas budaya tersebut menjadi fondasi kuat bagi identitas musiknya yang unik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Saint Levant menjelma sebagai salah satu nama paling menarik di industri musik global. Ia dikenal melalui karya-karyanya yang memadukan bahasa Arab, Inggris, dan Prancis dengan sentuhan rap, R&B, serta elemen musik tradisional Timur Tengah. Namanya mulai dikenal secara internasional setelah lagu Very Few Friends viral pada 2022, memperkenalkan gaya musikal multibahasa yang kini menjadi ciri khasnya.
Popularitasnya terus meningkat hingga membawanya tampil di panggung Coachella pada 2024, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu artis muda paling berpengaruh dari kawasan Timur Tengah.
Kabar penunjukannya sebagai brand ambassador Prada diumumkan hanya beberapa hari setelah ia menghadiri peragaan busana Prada Spring/Summer 2027 Menswear di Milan sebagai tamu front row. Melalui unggahan bersama di media sosial, Prada membagikan potret Saint Levant mengenakan rancangan rumah mode tersebut dengan keterangan, "Prada ambassador Saint Levant attends the Prada Spring/Summer 2027 Menswear Fashion Show in Milan, at Fondazione Prada's Deposito."
Ini bukan kali pertama Saint Levant menunjukkan kedekatannya dengan Prada. Sebelumnya, ia juga terlihat menghadiri presentasi koleksi Autumn/Winter 2026 Menswear pada Januari lalu, yang semakin memicu spekulasi mengenai kerja sama jangka panjang dengan label mewah tersebut.

Dunia mode pun bukan hal baru bagi Saint Levant. Pada 2023, ia mencetak sejarah sebagai ambassador parfum pertama Dior untuk kawasan Timur Tengah. Sejak itu, ia semakin aktif hadir dalam berbagai agenda mode bergengsi, termasuk menghadiri peragaan busana Saint Laurent Autumn/Winter 2025 Menswear di Paris dan membintangi kampanye Sushi Park Paris besutan direktur kreatif Anthony Vaccarello.
Penunjukan Saint Levant sekaligus mempertegas langkah Prada dalam menghadirkan representasi yang semakin beragam di panggung global. Ia bergabung dengan Bella Hadid, model Palestina-Amerika yang ditunjuk sebagai Global Beauty Ambassador Prada pada Maret lalu. Namun, berbeda dengan Bella Hadid yang lahir di Amerika Serikat, Saint Levant menjadi sosok kelahiran Palestina pertama yang dipercaya mewakili Prada sebagai brand ambassador.
Dengan pengaruh yang terus berkembang di dunia musik dan fashion, Saint Levant menunjukkan bahwa identitas budaya dapat menjadi sumber kreativitas yang kuat sekaligus relevan secara global. Kolaborasinya bersama Prada pun diyakini akan membawa perspektif baru bagi rumah mode tersebut sekaligus memperluas resonansinya di kalangan generasi muda dunia.



