Rekomendasi Film Terlaris Asia Tenggara untuk Tontonan Akhir Pekan

Art & Culture09 October 2021

By Listya Manopo

Rekomendasi Film Terlaris Asia Tenggara untuk Tontonan Akhir Pekan

Tak hanya di Indonesia, beberapa negara tetangga kita juga memiliki industri hiburan yang cukup mumpuni untuk melahirkan film-film yang tak hanya berkualitas, tetapi juga menghasilkan pundi-pundi uang yang banyak dan rekor pendapatan tertinggi.


Habiskan akhir pekan Anda dengan menonton film-film terbaik yang diproduksi oleh negara tetangga kita di kawasan Asia Tenggara, terlebih jika merasa ingin mendapatkan suasana baru setelah selama ini hanya menonton sebatas film-film Korea, Jepang atau Barat saja. Simak rekomendasi film-film terlaris Asia Tenggara yang berhasil meraih pendapatan tertinggi sepanjang masa di negaranya masing-masing.

1. Hello, Love, Goodbye (2019) - Filipina

Drama romantis produksi Star Cinema ini disutradarai oleh sutradara kawakan Cathy Garcia Molina dan dibintangi oleh nama-nama besar di dunia akting Filipina, yaitu Kathryn Bernardo dan Alden Richards. Hello, Love, Goodbye bercerita tentang dua sejoli dari Filipina yang bertemu satu sama lain di Hong Kong dan jatuh cinta. Joy bekerja sebagai pengasuh anak berkebutuhan khusus yang sedang berjuang mendapatkan visa Kanada untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik, sedangkan Ethan bekerja sebagai bartender yang sedang berjuang untuk mendapatkan kewarganegaraan Hong Kong.

2. Pee Mak Phra Kanong (2013) - Thailand

Thailand memang terkenal akan produksi film horor yang otentik dan mampu membuat penonton tidak beranjak dari kursi mereka. Pee Mak Phra Kanong yang bergenre komedi horor romantis dibintangi oleh dua superstar yaitu Mario Maurer dan Davika Hoorne, dengan cerita seputar kerajaan Siam di abad ke-19, di mana Mak (Mario Maurer) harus pergi meninggalkan istrinya Nak (Davika Hoorne) untuk berperang. Di medan perang, Mak bertemu dengan empat prajurit yang menjadi sahabat barunya setelah ia selamatkan dari kematian.

3. Ah Boys to Men (2012) - Singapura

Film komedi Singapura yang disutradarai oleh Jack Neo ini adalah bagian pertama dari rangkaian film Ah Boys to Men yang berlanjut hingga sekuel keempat. Menceritakan kehidupan para peserta wajib militer di Singapura, di mana mereka sebelumnya memiliki rencana sendiri untuk kehidupan mereka seperti mencari ilmu di luar negeri, menikah dan lain sebagainya, namun harus berkorban dan mengikuti wajib militer karena negeri mereka sedang diserang oleh penjajah.