Perpaduan antara Fashion dan Seni oleh Alexander McQueen
Jasmine Ayunda
14 June 2022

"Is fashion art? Or are they two different things?" Creative Director dari Alexander McQueen menjawab pertanyaan ini dengan membawa dua hal tersebut dalam satu proyek.


Creative Director Alexander McQueen, Sarah Burton ingin mengillustrasikan fakta bahwa kreativitas muncul dari perspektif yang berbeda-beda dan tak terhitung jumlahnya. Untuk menampilkan hal tersebut, tim Alexander McQueen mengundang 12 seniman dari berbagai negara untuk mengekspresikan perspektif mereka secara individu dalam bentuk seni yang terinspirasi oleh koleksi Fall/Winter 2022-nya. Proyek tersebut dinamankan ‘Process’.

Dua belas seniman tersebut memilih satu look dari koleksi terbaru Alexander McQueen dan menginterpretasikan perspektif mereka melalui media pilihan mereka masing-masing. Semua telah diberikan kebebasan kreatif penuh yang menghasilkan percakapan yang kaya antara pekerjaan mereka dan penampilan yang dipilih. Dalam proses pembuatan karya tersebut, tim Alexander Mcqueen mengabadikan proses kreatif para seniman didokumentasikan serta cerita di balik karya-nya.

“Saya ingin terlibat dalam dialog kreatif yang baru dengan koleksi musim ini dan melihat bagaimana para seniman menafsirkan karya yang kami buat di studio. Sangat menarik untuk melihat bagaimana kreativitas muncul dari begitu banyak perspektif yang berbeda, dan hasil yang bervariasi dan indah. Kami ingin para seniman memiliki kebebasan penuh untuk menanggapi penampilan, menciptakan percakapan yang berani dan menggugah pikiran dengan karya mereka. Saya berharap Anda akan terinspirasi seperti kita semua dengan menyaksikan proses kreatif ini.” – Sarah Burton, Direktur Kreatif Alexander Mcqueen.

Semua hasil karya dari 12 seniman tersebut akan ditampilkan berdampingan dengan look yang terkait di instalasi sementara yang berlokasi di 27 Old Bond Street, London.