Inilah Busana-busana Termegah di Paris Couture Fashion Week Spring 2020

Fashion22 January 2020

By Larasati Oetomo

Inilah Busana-busana Termegah di Paris Couture Fashion Week Spring 2020

Couture Fashion Week untuk musim Spring 2020 masih berlangsung di Paris, namun kita telah disuguhkan dengan sederet koleksi-koleksi megah bernilai adiluhung yang mencuri perhatian kita.


Selain kembali bergabungnya Givenchy di Couture Fashion Week tahun ini bersama Clare Waight Keller, terdapat beberapa desainer yang tampil gemilang di pekan mode adibusana kali ini dengan karya-karyanya yang memukau.

GIAMBATTISTA VALLI

Dengan aksen bulu dan tulle yang hit di tahun 1920-an, Giambattista Valli mewarnai kanvasnya dengan warna-warna cerah seperti merah jambu dan kuning. Konsep fotografi yang tepat melengkapinya? Dysmorphia!

GIVENCHY

Selain gaun pengantin putih dilengkapi penutup kepala megah yang mencuri perhatian para pecinta mode, Keller bermain-main dengan semburat bunga morning glory dengan warna ungu, kuning, dan biru muda yang tampak segar.

IRIS VAN HERPEN

Setelah sebelumnya sukses membuat Celine Dion sang Ratu Couture menitikkan air mata, Van Herpen kembali dengan pola dan potongan pakaian yang tak mengenal batas. Sebuah ilusi visual yang epik.

MAISON MARGIELA

Bagaimana mungkin bicara tentang couture tanpa menyebutkan Maison Margiela? Kali ini, Galliano bereksperimen dengan elemen tripofobik, warna-warna primer, dan tentu saja, potongan dekonstruksi yang meminjam elemen Eropa Timur dan Timur Tengah di abad ke-20.

SCHIAPARELLI

Bagi Schiaparelli, tidak ada istilah berlebihan dalam beraksesori. Seluruh tampilan yang didominasi oleh berbagai semburat biru dibawa ke tingkatan lebih tinggi dengan aksesori berkilauan dari ujung kepala hingga ujung kaki.

ZUHAIR MURAD

Terinspirasi dari masa kejayaan Mesir, koleksi Couture dari Zuhair Murad kali ini membuat setiap modelnya tampil megah bak Ratu Mesir. Potongan body-hugging, aksen cape yang menjuntai, serta applique berkerlap-kerlip menjadi identitas koleksi kali ini.

VALENTINO

Apabila ada satu hal yang tak dapat dilakukan oleh Pierpaolo Piccioli, hal itu adalah tampil mengecewakan. Masih dengan nuansa asia dan permainan blok warna merah-hitam-putih, Valentino membawa romantisme bunga, pita, dan renda ke tingkatan yang lebih tinggi.