Nerio Alessandri Kunjungi Indonesia, Bagikan Visi Technogym tentang Wellness dan Longevity
Afrida Damayanti
20 October 2026

Lewat Technogym Innovation Outlook Indonesia 2026, Alessandri bicara soal AI, data terhubung, dan precision training


Nerio Alessandri, Founder dan CEO Technogym, melakukan kunjungan resmi perdananya ke Indonesia pada 12 Oktober 2026. Kunjungan ini berlangsung dalam rangkaian Technogym Innovation Outlook Indonesia 2026 yang digelar di Technogym Jakarta. Acara tersebut mempertemukan para pemimpin industri, pemangku kepentingan institusional, pelaku industri kesehatan dan kebugaran, serta media untuk membahas perkembangan industri wellness global. Topik utamanya adalah bagaimana kecerdasan buatan (AI), data terintegrasi, dan solusi yang sangat dipersonalisasi mengubah cara masyarakat menjalani hidup, berlatih, dan menjaga kesehatan.

Technogym didirikan pada 1983 oleh Alessandri di garasi keluarganya di Cesena, Italia. Dari pelopor peralatan fitness, Technogym kini menjadi The Wellness Company, pemimpin global dalam digital fitness, kesehatan, dan performa atletik. Selama lebih dari empat dekade, perusahaan ini membangun ekosistem terhubung yang memadukan peralatan berbasis biomekanika, perangkat lunak pintar, layanan cloud, konten latihan on-demand, dan berbagai aplikasi.

Saat ini lebih dari 70 juta orang berlatih menggunakan Technogym di lebih dari 100.000 fasilitas wellness dan 500.000 hunian pribadi di lebih dari 100 negara. Pada 2025, Technogym mencatat pendapatan konsolidasi sebesar €1,02 miliar.

Technogym 3

Pada awal 1990-an, Alessandri memperkenalkan konsep "Wellness" sebagai gaya hidup seimbang yang memadukan aktivitas fisik rutin, pola makan sehat, dan pendekatan mental yang positif. Konsep ini hadir sebagai alternatif dari "fitness" yang saat itu lebih berfokus pada penampilan fisik. Kini Technogym mendorong transisi menuju "Healthness". Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan data biometrik, kesehatan preventif dan longevity menjadi bagian dari keseharian yang lebih nyata dan terukur.

Di jantung pendekatan Technogym terdapat Technogym Ecosystem, platform terbuka yang menghubungkan peralatan pintar, aplikasi khusus, dan perangkat wearable. Platform ini menghadirkan pengalaman latihan yang dipersonalisasi kapan saja dan di mana saja, baik di gym, rumah, hotel, maupun saat bepergian (Wellness on the Go). Melalui Technogym Solutions, pendekatan ini juga menjangkau operator, pengembang, dan institusi. Layanannya mencakup perancangan arsitektur dan tata ruang interior, pelatihan staf melalui Technogym Wellness Institute, layanan finansial, integrasi ekosistem digital, hingga strategi engagement bagi anggota.

Dalam acara ini, Technogym memperkenalkan sejumlah inovasi. Technogym Checkup adalah stasiun penilaian berbasis AI yang mengukur parameter fisik dan performa kognitif, menghitung Wellness Age individu, dan otomatis merekomendasikan program latihan yang sesuai. Technogym App berperan sebagai personal coach digital yang didukung Technogym AI Coach, dengan rutinitas latihan harian yang dipersonalisasi dan analisis performa di mana pun pengguna berada. Selain itu, desain Italia Technogym, perpaduan biomekanika mutakhir dan craftsmanship Italia, telah meraih lebih dari 50 penghargaan desain internasional, termasuk Compasso d'Oro dan Red Dot Design Awards.

Kunjungan ini juga menyoroti posisi strategis Indonesia. Berdasarkan Global Wellness Institute (GWI), ekonomi wellness Indonesia telah mencapai USD 55,77 miliar, menempatkannya di antara 20 pasar wellness terbesar di dunia. Meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan preventif, active aging, dan corporate wellbeing menjadikan Indonesia pasar strategis bagi pertumbuhan ekosistem terintegrasi Technogym.

"Empat puluh tahun lalu, kami memperkenalkan konsep wellness ketika fitness masih berfokus pada penampilan fisik. Saat ini, kami memanfaatkan data, riset ilmiah, dan kecerdasan buatan untuk menghadirkan Precision Training yang disesuaikan dengan karakteristik biologis dan tujuan setiap individu. Indonesia merupakan negara dengan dinamika, energi, dan visi yang luar biasa terhadap masa depan. Kami antusias untuk bekerja sama dengan institusi lokal, pemimpin di sektor hospitality, dan para pelaku industri wellness untuk membangun budaya wellness yang kuat dan membantu jutaan orang menjalani hidup yang lebih panjang dan sehat," ujar Nerio Alessandri, Founder dan CEO Technogym.

Technogym

Technogym Innovation Outlook Indonesia 2026 turut menghadirkan paparan dari Ardi Setiadarma, CEO Technogym Indonesia, serta sambutan dari Sandiaga Uno, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Setelah sesi pleno, para peserta mengikuti Technogym Experience Journey untuk merasakan langsung bagaimana AI dan biomekanika berbasis data berpadu menciptakan pengalaman latihan yang lebih menarik dan berorientasi pada hasil.

Technogym 2

Sejalan dengan misi Technogym untuk melibatkan 100 juta orang di seluruh dunia dalam perjalanan wellness secara rutin, kunjungan Nerio Alessandri menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah Indonesia menuju masyarakat yang lebih aktif, terhubung, dan berorientasi pada longevity.