Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Menilik Bangunan Tertua dan Bersejarah di London yang Klasik dan Menawan (Part 2)

Travel08 May 2022

By Irma Luthfiya

Menilik Bangunan Tertua dan Bersejarah di London yang Klasik dan Menawan (Part 2)

Beberapa bangunan tertua di kota London berasal dari masa pendudukan Romawi. Sebagian besar bangunan dalam daftar ini dibangun untuk digunakan sebagai tempat ibadah atau sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan.


Bangunan-bangunan tua ini harus mengalami kehancuran karena perang, kebakaran besar di London, atau bencana lainnya, tetapi akhirnya penduduk berhasil membangun kembali dan bangunan tersebut tetap digunakan sampai sekarang.

Temple of Mithras (London Mithraeum)

Kuil Mithras adalah salah satu dari sedikit sisa-sisa peninggalan Kekaisaran Romawi di daerah tersebut dan merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di London. Kuil yang juga disebut sebagai London Mithraeum ini dibangun pada sekitar 240 M dan didedikasikan untuk dewa misteri Romawi, Mithras. Kemudian pada awal abad keempat, kuil itu didedikasikan untuk Bacchus.

London Mithraeum ditemukan pada tahun 1954 selama pembangunan sebuah bangunan di dekat sungai Walbrook. Setelah penemuannya, candi itu digali W.F. Grimes, direktur Museum London saat itu. Grimes dan timnya menemukan beberapa artefak langka, termasuk patung marmer dewa Romawi seperti Minerva dan Merkurius, serta lebih dari 400 papan tulis kayu, seperti di antaranya dokumen keuangan tertua dari London dan penyebutan paling awal London (Londinium) dengan namanya terdapat dalam sebuah dokumen tertulis.

London Wall

Meskipun bukan sebuah bangunan, Tembok London yang dibangun oleh bangsa Romawi pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 dan secara luas dianggap sebagai bangunan tertua di London. Bangsa Romawi membangun tembok beberapa saat setelah mereka mendirikan kota pelabuhan Londinium dan membangun sebuah benteng pada tahun 120 M. Tembok itu adalah salah satu proyek konstruksi terbesar di Inggris Romawi, berukuran panjang sekitar 4 km (2,5 mil) dan menutupi area seluas sekitar 134 hektar (330 acre).

Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat, tembok itu tetap digunakan oleh berbagai penghuni London. Tembok itu sering diperbaiki dan berfungsi sebagai batas asli kota London hingga periode abad pertengahan. Selama Kebakaran Besar London pada tahun 1666, hampir semua kota tua London di dalam tembok hancur. Hampir semua tembok tetap ada dan tujuh gerbang kota dihancurkan pada abad ke-18, tetapi beberapa bagian asli tembok tetap berdiri sebagai landmark bersejarah yang dilindungi.