Menghasilkan Aroma yang Khas, Beberapa Tanaman Ini Sering Dijadikan Bahan Dasar Parfum
Clara Enocensia
06 February 2022

Penggunaan tanaman sebagai bahan wewangian ternyata sudah ada sejak dulu. Berikut adalah beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan pewangi ruangan bahkan parfum.


Penggunaan parfum menjadi hal yang selalu dilakukan setiap hari, guna membuat penampilan semakin menarik. Sebagian besar parfum terbuat dari bahan dasar alami dari tumbuhan.

Pemanfaatan tanaman sebagai bahan sebagai pewangi sudah dilakukan sejak zaman dahulu serta kerap digunakan untuk wewangian dalam acara keagamaan. Berikut adalah tanaman yang digunakan sebagai bahan dasar parfum.

1. Akar wangi

Tanaman yang sering digunakan untuk bahan kosmetik dan parfum yang pertama adalah akar wangi. Akarnya memang mengeluarkan aroma yang wangi dari kandungan minyak atsiri di bagian akarnya.

Tak heran jika tanaman ini termasuk tanaman penghasil minyak atsiri. Minyak dari akar wangi biasanya dikenal sebagai vetiver oil

2. Cendana

Aroma cendana atau yang lebih dikenal dengan sandalwood, ternyata adalah pohon besar yang dapat tumbuh hingga ketinggian 12-15 meter. Pohon ini banyak ditemukan di daerah dengan iklim tropis maupun beriklim kering seperti daerah di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

Bagian jantung kayu pada pohon inilah yang digunakan sebagai bahan dasar wewangian. Jantung kayu tersebut berwarna kuning dan beraroma harum yang kemudian disuling dan diambil minyak atsirinya.

3. Cengkeh

Cengkeh adalah bahan dasar parfum yang berasal dari daerah Maluku. Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 30 meter. Cengkeh menghasilkan minyak dari bunga cengkehnya yang disebut clove oil, clove leaf oil yang dihasilkan dari sulingan daun cengkeh dan clove stem oil yang dihasilkan dari gagang cengkeh.

Minyak tersebut mengandung eugenol asetat, eugenol dan caryophyllene. Zat ini sering digunakan untuk bahan dasar minyak wangi.

3. Mawar

Bunga cantik satu ini telah dikenal dengan bau yang harum. Bunga mawar memiliki banyak sekali varietas warna seperti mawar merah, pink, putih, dan kuning, dan masih banyak lagi.

Pada mulanya bunga mawar dibudidayakan di daerah Cina, kemudian menyebar di seluruh bagian dunia. Bunga ini sering kali menjadi bahan dasar utama pembuatan parfum, yang berasal dari minyak atsiri ekstrak kelopak bunga mawar. Dari 1 kg kelopak bunga mawar dapat menghasilkan 1 gram minyak.