Share
lullaboy, Penyanyi asal Indonesia Singapore, Bagikan Melodi yang Menyentuh Hati
Hasya Notarbartolo
05 July 2024

"Saya rasa di dunia saat ini, kita cenderung menutup diri dan tidak lagi terbuka. Tapi apa gunanya menjadi manusia kalau begitu?" - lullaboy


Kenalkan lullaboy, bintang yang sedang naik daun dengan lirik-lirik penuh perasaan dan melodi yang menyentuh hati. Di balik nama ini adalah Bernard Dinata, seorang penyanyi kelahiran Amerika dengan darah Indonesia dan Singapura, yang kisah hidupnya sama menariknya dengan musiknya.

Photo 1

Nama lullaboy adalah perpaduan dari 'lullaby' dan 'boy', mencerminkan filosofi musik dan kehidupannya. "Saya selalu merasa bahwa kita semua memiliki anak kecil di dalam hati kita. Kita bisa menua, tetapi kita seharusnya tidak pernah benar-benar tumbuh dewasa," jelasnya. Musiknya, seperti lullaby yang menenangkan, bertujuan untuk menghibur dan menyembuhkan, berbicara langsung kepada anak kecil dalam jiwa kita.

Perjalanan lullaboy menuju ketenaran musik dimulai seperti kebanyakan kisah mendalam lainnya, dengan sentuhan patah hati. "Salah satu kenangan inti pertama saya adalah ketika saya berada di sekolah menengah dan mengalami patah hati untuk pertama kalinya," kenangnya. "Saya menyadari bahwa beralih ke musik dan menulis lagu adalah cara untuk merasa jauh lebih baik dan menyembuhkan diri sendiri. Dari situlah saya tahu bahwa musik benar-benar dapat mengubah hidup." Kesadaran ini menanamkan benih untuk apa yang akan menjadi hasrat seumur hidup.

Photo 2

Namun, panggilan sejatinya datang saat menjalani wajib militer di Singapura, di mana ia menemukan ketenangan dan inspirasi di departemen musik militer. "Selama dua tahun, saya dikelilingi oleh musisi hebat dan seniman lainnya, dan kami benar-benar tampil di seluruh negeri, bahkan luar negeri," katanya. "Itulah bagaimana saya tahu ini adalah yang ingin saya lakukan seumur hidup."

Lullaboy bukanlah bintang pop biasa. Melodinya mungkin catchy, tetapi kejujuran mentah dalam suaranya yang membuat terpesona. Dikenal dengan lirik intim dan penuh emosi, penulisan lagunya sangat berakar pada pengalaman pribadi. "Kita melalui banyak hal dalam hidup kita dan ada begitu banyak cerita untuk diceritakan," jelasnya. Namun, inspirasinya melampaui pengalamannya sendiri. "Saya suka mendengarkan apa yang teman-teman dan keluarga saya alami, bahkan banyak penggemar ketika mereka mengirim DM. Ini semua tentang bercerita bagi saya."

Proses kreatif lullaboy sama dinamisnya dengan sumber inspirasinya. "Kadang-kadang dimulai dengan lirik, kadang dengan melodi acak," ujarnya. Inspirasi bisa datang kapan saja, bahkan dalam tidurnya. "Tiba-tiba saya punya melodi acak di kepala saya dan saya bangun dan merekamnya di catatan ponsel saya." Baru-baru ini, ia menemukan kegembiraan dalam membangun lagu di sekitar satu kalimat yang menarik. "Akhir-akhir ini, saya bersenang-senang dengan hanya menciptakan satu kalimat yang menurut saya sangat menarik, dan kemudian saya menulis lagu di sekitarnya."

Photo 3

Di inti musiknya adalah pesan kuat tentang menerima emosi. "Saya ingin pendengar tahu bahwa tidak apa-apa untuk merasakan emosi mereka. Ada sesuatu yang sangat istimewa tentang memiliki hati yang bisa merasakan, jadi saya berharap ketika orang mendengarkan musik saya, mereka tahu bahwa itu tidak apa-apa."

Mencapai kesuksesan sebagai artis yang sedang naik daun datang dengan tantangan dan hadiah tersendiri. Bagi lullaboy, tantangan terbesar seringkali menghadapi dirinya sendiri. "Persaingan tidak selalu ada di dunia dengan artis lain," akunya. "Orang yang perlu saya hadapi sepanjang waktu sebenarnya adalah diri saya sendiri."

Namun, imbalannya tak ternilai, terutama ketika berinteraksi dengan fans. "Momen paling membanggakan dalam karier saya adalah bertemu dengan fans di seluruh dunia," katanya dengan senyum. "Mereka adalah alasan mengapa saya melakukan ini."
Seiring lullaboy terus menyentuh hati dengan musiknya, satu hal yang jelas: ini baru permulaan dari perjalanan yang penuh dengan melodi yang menyembuhkan, cerita yang menggema, dan warisan yang tidak diragukan lagi akan meninggalkan jejak tak terhapuskan di dunia musik.
Foto by RUDI SULISTYA