Share
L'Oréal-UNESCO Berikan Kesempatan Bagi 4 Peneliti Wanita Memajukan Ilmu Pengetahuan dalam ‘For Women
Rambu Moara
12 November 2021

Dilangsungkan pada hari Pahlawan Nasional, L'Oréal berkomitmen untuk memajukan industri Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan memberi kesempatan bagi peneliti wanita berkontribusi.


For Women in Science (FWIS) merupakan program kerja sama sejak 1998 yang diselenggarakan secara internasional oleh L’oreal-UNESCO di lebih dari 52 negara. Program ini memberikan dukungan berupa dana bagi ilmuwan dalam melaksanakan penelitiannya di bidang science dari area teknologi industri, hingga energi terbarukan.

Di Indonesia, program ini bekerja sama dengan Komisi Nasional indonesia untuk UNESCO, dan didukung oleh Kemendikbud Ristek, KemenPPPA, dan ALMI. Selama 17 tahun berjalan, sudah ada 65 ilmuwan wanita menerima fellowship ini dengan lima ilmuwan di antara dianugerahi International Fellowships.

Tahun ini, L'Oréal-UNESCO kembali menganugerahkan empat fellowship kepada ilmuwan wanita muda Indonesia yaitu Dr. Magdalena Situmorang, Ph.D., Dr. Febti Febriani, Ph.D., Dr. Peni Ahmadi Ph.D., dan Dr. Fransiska Krismastuti Ph.D.

Dr. Magdalena Situmorang, Ph.D dari Kelompok Keilmuan Bioteknologi Mikroba meneliti “Mekanisme Pertahanan Udang Putih Terhadap Infeksi Vibrio Parahaemolyticus yang Distimulasi Melalui Suplementasi Pakan Sinbiotik Dalam Budidaya Superintensif Dengan Sistem Akuakultur Tertutup Hibrida Zero Water Discharge-Recirculating Aquaculture System”.

Ilmuwan kedua hingga terakhir berasal dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan area Pusat Riset yang berbeda. Dr. Febti Febriani, Ph.D berasal dari pusat riset fisika membahas “Kajian Karakteristik Heterogenitas Kerak Indonesia Berdasarkan Data Geomagnetik Untuk Pengurangan Risiko Bencana Gempa dan Tsunami di Indonesia”.

Dr. Peni Ahmadi Ph.D dari Pusat Riset Bioteknologi meneliti “Senyawa Bioaktif Dari Invertebrata Laut Indonesia yang Berpotensi Sebagai Obat Ampuh Penyembuhan Kanker Payudara”. Terakhir ada Dr. Fransiska Krismastuti Ph.D. dari Pusat Riset Fisika meneliti “Struktur Nano Seng Oksida Dari Limbah Galvanisasi Sebagai Prognostik Luka Kronis.”

Mengangkat tema "Science Saves Lives", L'Oréal berkomitmen untuk memajukan industri ilmu pengetahuan di Indonesia dengan memberikan kesempatan bagi ilmuwan wanita untuk terlibat di dalamnya.