Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Highlight Paris Fashion Week Spring/Summer 2022 Hari Pertama Hingga Ketiga

Fashion30 September 2021

By Adelia Ayu

Highlight Paris Fashion Week Spring/Summer 2022 Hari Pertama Hingga Ketiga

Menampilkan refleksi seni dan diri dari masing-masing desainer, Paris Fashion Week Spring/Summer 2022 kembali menghadirkan show secara fisik dengan tata panggung yang meriah.


Menjadi salah satu ajang fashion yang paling ditunggu, Paris Fashion Week Spring/Summer 2022 kembali hadirkan show besar secara fisik dan digital tahun ini. Dengan tata panggung dan konsep yang menarik, koleksi desainer dunia yang dibawakan menampilkan ciri khas para Direktur Kreatif masing-masing brand.

Brand kelas dunia seperti Dior, Chanel, Balenciaga dan Louis Vuitton memilih untuk kembali menampilkan show fisik mereka dengan konsep yang selalu ditunggu di setiap perhelatan Paris Fashion Week. Berikut highlight dari Paris Fashion Week Spring/Summer 2022 hari pertama hingga ketiga yang turut dihadiri selebriti dunia seperti Beyonce dan Rose serta Jisoo dari Blackpink:

Christian Dior

Dengan tata panggung warna-warni yang terinspirasi pop art berkonsep board game, Christian Dior menampilkan koleksi dengan cutting minimalis dan clean. Direktur Kreatif Dior, Maria Grazia Chiuri menampilkan vibes 60’an melalui pieces seperti color-block panel coat dan tennis dress. Terinspirasi dari arsip Dior tahun 1961 karya desainer Marc Bohan yang menjadi salah satu favorit sang Direktur Kreatif, Maria berhasil menghidupkan kembali spirit contemporaneous Dior melalui potongan simpel dengan nuansa dreamy.

Saint Laurent

Kembali menghadirkan runway show dengan view Menara Eiffel plus pyrotechnic dan air terjun buatan ikoniknya, Saint Laurent melampaui batas fashion melalui busana androgynous dengan presisi bentuk yang sempurna. Menampilkan ciri khas brand dengan tone dark yang didominasi leather, Direktur Kreatif Anthony Vaccarello mendobrak tren oversized jacket yang sedang hype belakangan ini dengan menampilkan structured jacket khas Saint Laurent. Melalui pieces seperti jumpsuit dan high-waisted jeans, Vacarello berhasil menampilkan semangat feminisme dan androgyny.

Dries Van Noten

Berbanding terbalik dengan Saint Laurent yang menampilkan tone dark, brand mode asal Belgia, Dries Van Noten menampilkan koleksi penuh warna dan vibrant pada Paris Fashion Week kali ini. Terinspirasi dari festival musik dan gemerlap diskotik, koleksi kali ini menampilkan detail eksperimental seperti jacquards, smocking, fluffy dengan aksen shinny dan shimmering di atas pieces penuh warna. Koleksi Dries Van noten kali ini mencerminkan semangat hidup post-pandemic dengan warna berani dan limitless techniques.

Rochas

Di umur yang baru menginjak 24 tahun, Direktur Kreatif Rochas, Charles De Vilmorin berhasil menghidupkan fantasi fashion melalui koleksi bertema artsy penuh tekhnik. Menampilkan pieces seperti plisse dress dan wing-ruffled accent top berwarna kombinasi terang dan gelap, koleksi Rochas berkesan whimsical. Tidak hanya bermain dengan aksen dan warna, Vilmorin juga mahir menggunakan tekhnik dekonstruksi yang terlihat pada pieces seperti shoulder-sliced shirtdress dan memanfaatkan bahan seperti drawstring untuk membuat volume asimetris pada rok.

Balmain

Memulai kariernya di Balmain saat seusia Vilmorin, Direktur Kreatif Balmain, Olivier Rousteing menampilkan vibes eksentrik dan glamor yang menjadi kunci sukses brand ini di tangannya melalui show yang menampilkan deretan selebriti dan music performances di tahun ke sepuluhnya. Melalui koleksi ready-to-wearnya, Rousteing menampilkan sisi sensual dengan detail seperti square link chain di atas pieces yang membentuk tubuh secara sempurna. Runway show Balmain dibuka oleh Beyonce, menampilkan special archive sections yang menampilkan Naomi Campbell dan Carla Bruni serta dimeriahkan oleh Doja Cat dan Franz Ferdinand.

Acne Studios

Kontras dengan dinding bata dan monolithic mirror stage, koleksi Spring/Summer 2022 Acne Studios menampilkan bahan beraksen plush dengan sentuhan lembut. Direktur Kreatif, Jonny Johansson menampilkan beragam prinsip desain yang sesuai dengan konsep multidisciplinary fashion yang dianut brandnya. Jukstaposisi dari beragam elemen seperti penggabungan bahan sheer dan leather, warna terang dan netral tergabung apik dalam pieces seperti stitched two-tone pants atau korset floral di atas monotone one-piece.